![]() |
| Sumber gambar: Wikipedia |
Terkadang terdengar selentingan, "Orang Indonesia malas." Benarkah? Kalau memang malas, lalu malas dalam hal apa? Malas belajar Berarti rajin tidak belajar. Malas berolahraga? Artinya rajin mager. Tapi, bukan hal demikian yang akan dibahas dalam artikel pendek ini.
Lantas?
Membahas yang benar-benar rajin untuk menjadi maju. Benar, rajin belajar, rajin bekerja, dan rajin-rajin positif lainnya. Sudahkah dilakukan orang Indonesia? Jawabnya sudah. Buktinya? Salah satunya adalah orang-orang Indonesia di Muhammadiyah.
Organisasi terkaya di Indonesia ini sudah membuktikan kiprahnya yang luar biasa. Bukan hanya di Indonesia dengan seabrek keistimewaannya, tetapi juga di luar negeri.
Sebutlah misalnya pembelian gereja-gereja di Eropa untuk dijadikan masjid. Begitu pula dalam dunia pendidikan di luar negeri. Dan, yang terbaru, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia resmi menjadi organisasi Indonesia pertama yang diterima sebagai anggota Muslim Council of Britain (MCB).
Nah, MCB ini merupakan lembaga independen dan menjadi payung muslim terbesar yang menaungi lebih daripada 500 masjid, lembaga pendidikan, badan amal, serta organisasi profesi muslim di Britania Raya.
Dengan diterimanya Muhammadiyah di MCB, maka menjadi sebuah pengakuan atas kiprah dakwah orang-orang Indonesia di tingkat internasional.
Dengan bukti di atas, masihkah orang Indonesia disebut malas?









0 comments:
Post a Comment