Sunday, August 2, 2026

Demo dan Demo Besar di Negara Tetangga

Ilustrasi Chatgpt 

"Yaaaah, bagaimana rakyat di sana ngga demo, presidennya aja asal bunyi kalau ngomong. Benar ga?"

"Selain itu, yang dia disebut sebagai kebijakan pemerintah, sungguh menyiksa rakyatnya."

"Oh benar sekali. Program minum bir gratis, misalnya, sangat menguras anggaran belanja negara itu."

"Pendirian Koperasi Buah Bibir juga sama. Keduanya menguras anggaran belanja yang sebenarnya harus dihemat."

"Kata 'hemat' sangat jauh dari jiwa presiden mereka. Yang ada adalah kata 'boros'. Sungguh sangat disayangkan."

"Padahal negara mereka termasuk kategori negara kaya utang."

"Dan, yang punya utang pastilah miskin. Jika kaya, ngapain ngutang?"

"Di situlah titik munculnya api perlawanan rakyat kepada penguasa mereka di negara tersebut."

"Betul banget. Semua utang yang digunakan untuk pemborosan itu, rakyat lah yang membayarnya dengan pajak. Saking miskinnya, pemerintah di sana memburu rakyat yang belum membayar pajak."

"Kehidupan rakyat di sana bak gambaran kehidupan di neraka. Lebih parah daripada saat leluhur mereka dijajah bangsa lain."

"Sebagian rakyat di sana sampai meminta keturunan para penjajah masa lalu itu kembali melanjutkan penjajahan di sana."

"Artinya, rakyat di Negara Cincin Cincin itu sudah benar-benar frustasi."

"Sungguh kasihan mereka yang hidup di bawah presiden super zalim."

"Dan, aku pikir demonstrasi akan semakin besar di sana."

"Sangat berpotensi menjelma revolusi yang dahsyat."

***