Monday, August 10, 2026

Legenda Presiden Direktur PT Pulp Kertas Jadi Raja

Ilustrasi Chatgpt 

Dua ribu tahun yang lalu berdiri sebuah kerajaan di lereng Gunung Sawon Lahaw. Raja pertama di sana bernama Ing Kian Liy. Sebelumnya dia menjadi panglima di kerajaan lain, yakni Sopikay yang hancur diserang Kerajaan Jiahu. 

Setelah berhasil mendirikan kerajaannya, dia fokus pada pendapatan negara. Mulai dari pabrik pulp kertas hingga mobil tenaga angin. 

Perusahaan-perusahaan itu dipimpin langsung oleh anak-anaknya. Sebutlah misalnya PT Pulp Kuini Segar Kaya dipimpin putra pertamanya yang bernama Pajur Naya Suanto. Dan, setelah sang raja pertama wafat, secara otomatis Pangeran Pajur naik tahta.

Tentu saja kebijakan-kebijakannya tak lepas dari keahliannya di bidang perkertasan. Mulai dari pembukaan hutan untuk swasembada pangan yang secara langsung juga mendukung perusahaan pulp kertas yang ditanganinya. Ya, pohon-pohon yang ditebang diambil serat selulosa kayunya. Serat ini nantinya dijadikan pulp atau bubur kertas yang menjadi bahan baku pembuatan kertas. 

Kemudian kebijakan lainnya, seperti perombakan buku-buku pelajaran dari tingkat dasar sampai menengah atas juga mendukung perusahaan pulp kertas tersebut. Dengan adanya perombakan itu, maka akan dicetak buku-buku baru dengan menggunakan kertas hasil produksi PT Pulp Kuini Segar Kaya yang dipimpinnya.

***

Sunday, August 9, 2026

Sekolah Hancur Tak Masalah, Kecerdasan Bukan dari Sekolah

Ilustrasi Chatgpt 

"Presiden Seng Gol Cot bilang kecerdasan bukan dari sekolah. Kamu percaya ga?"

"Itu Presiden Republik Jaknehi, 'kan?"

"Benar. Percaya nggak?"

"Kalau nggak ada sekolah, lantas proses belajar-mengajar di mana? 

"Ha ha ha di hutan bareng harimau dan singa."

"Sejak dulu, sekolah itu tempat para guru mengajar dan mendidik dan ruang belajar bagi siswa-siswi menimba ilmu pengetahuan guna mengasah kecerdasan mereka."

"Ya, benar sekali."

"Kecerdasan, baik intelektual, emosional, maupun lainnya dipupuk sejak dini dan salah satunya di sekolah. Jadi, kalau kecerdasan bukan dari sekolah itu lebih condong pada penghapusan sekolah. Aku khawatir di negara itu bakal tidak ada lagi sekolah."

"Wah mengerikan abis."

Ya, meski demikian dengan tidak adanya sekolah, maka anggaran negara di sana akan lebih bisa dihemat. Uangnya bisa untuk program yang menguntungkan pemerintah, khususnya Presiden Seng Gol Cot."

"Iya juga sih. Tanpa sekolah berarti tanpa pengeluaran negara di bidang pendidikan."

"Yaaaa setidaknya untuk tahun 3089 ini tidak perlu ada perbaikan sekolah yang mengalami kerusakan. Selain itu akses ke sekolah juga tidak perlu dipikirkan. Biarkan saja anak-anak berenang terlebih dahulu untuk bisa sampai di sekolah mereka. Toh sekolah itu tidak penting. Sebab, Presiden Seng berprinsip bahwa kecerdasan bukan dari sekolah."

***

Saturday, August 8, 2026

Mempercantik Kota Melebihi Segalanya

 

Ilustrasi Chatgpt 

"Ya ampun ini jalan atau bubur basi sih?!"

"Ini adonan gagal karena kebanyakan airnya."

"Aku benar-benar heran dengan isi otak para pejabat itu. Mengapa sampai ada jalan seperti ini?!"

"Ah, nggak perlu heran begitu. Mereka lebih gemar menggunakan uang untuk mempercantik kota daripada jalan di daerah pelosok."

"Tapi, mengapa harus memilih kota daripada jalan desa?"

"Di Negara Kasatumba ini memanglah demikian."

"Tapi apa alasannya? Toh sama-sama menggunakan anggaran belanja negara yang bisa mereka korupsi berjamaah."

"Pertama, para pejabat tinggalnya di kota. Jadi, kota lah yang dibangun dan dipercantik agar bisa mereka nikmati setiap saat. Kalau desa yang dibangun, mereka tidak bisa senikmat itu."

"Lalu yang kedua?"

"Kota adalah perhatian utama banyak mata. Orang-orang luar, baik dari provinsi lain, maupun mancanegara, pasti melihat kota terlebih dahulu karena bandara ada di kota. Itulah sebabnya, kota harus dipercantik secantik-cantiknya agar para pejabat mendapatkan penilaian tinggi."

"Alasan selanjutnya?"

"Anggaran yang dikeluarkan lebih besar daripada untuk sekadar perbaikan jalan di daerah pelosok. Tentu saja uang yang bisa dikorupsi pun nilainya lebih besar."

"Sampai kapan ini berlangsung?"

"Sampai uang korupsi berasa pahit."

"Ah mana ada uang pahit?"

"Ha ha ha ha berarti tidak akan ada ujungnya, kecuali kiamat tiba."

***



Friday, August 7, 2026

Jual Rumah karena akan Dikenai Pajak?

Ilustrasi Chatgpt 

"Waaah cair nih."

"Ga seberapa kok."

"Berapa?"

"Cuma 280 Upeti."

"Banyak itu. Kemarin aja si Karna jual rumah hanya dapat 150 Upeti."

"Rumahku yang dijual in terbuat dari beton jadi lebih mahal. Kalau milik si Karna hanya bangunan sederhana berbahan kayu dan beratap ijuk."

"Jadi bukan rumah Karna yang di Jalan Brewok itu?"

"Bukan, melainkan yang di Jalan Sawi."

"Berarti aku yang salah."

"Emangnya kamu dapat infonya dari mana?'

"Dari si Kuwa. Katanya rumah si Karna dijual. Dah itu aja infonya dan kukira yang di Jalan Brewok. 

"Bukan."

"Oh iya, kok pada rame jual rumah?"

"Kamu belum dengar soal aturan baru di negara kita soal rumah yang disewakan?"

"Belum. Apa isi aturannya?"

"Pemerintah akan mengenai pajak untuk bisnis rumah yang disewakan atau dengan kata lain bisnis penyewaan rumah akan dikenai pajak."

"Busyet! Rakus benar ya pemerintah kita. Emangnya belum cukupkah pendapatan pemerintah di bidang pajak? Padahal di Negara Plastikuyah ini pajak udah menyasar banyak area."

"Mana ada sih istilah cukup dalam kamus pemerintah? Nggak ada! 'Kan udah jelas waktu kampanye politik dulu bahwa pasangan Calon Presiden Se La Kah dan Wakil Presiden Hua Hung Kul akan memperluas area pajak. Dan, sekarang mereka sudah sah menjadi presiden dan wakil presiden di negara kita. Oleh karena itulah hal tersebut mereka jalankan."

"Ya  sih. Aku masih ingat saat mereka berkampanye dulu. Dan, ternyata itu mereka tepati."

"Semua yang menguntungkan mereka pasti akan ditepati. Nah, kalau yang tidak ada untungnya bagi mereka pasti diingkari atau tidak ditepati, seperti kesehatan gratis."

"Berarti ada kemungkinan akan ada lagi yang bakal dikenai pajak selain rumah sewaan."

"Ya. Bersiap-siaplah. Bisa jadi yang berwajah cantik jelita sepertimu juga akan dikenai pajak.'

"Ah! Yang benar aja!'

"Ha ha ha ha."

***

Presiden: Tetaplah Tenang. Rakyat: Tidak Bisa!

Ilustrasi Chatgpt 

"Bagaimana mungkin rakyat di Republik Kacangin bisa tenang sementara pajak kian meluas, PHK di mana-mana, nilai mata uang mereka anjlok, harga barang naik, pemborosan anggaran negara begitu masif, utang negara semakin meroket, dan banyak lagi keburukan ada di sana."

"Rakyat di negara tersebut sungguh nggak bisa tenang. Mereka diteror oleh pemerintah di sana dengan segala program jahat. Memang sih kelihatannya bagus. Sebutlah soal swasembada pangan, tapi harus terlebih dahulu membabat hutan secara brutal."

"Presiden mereka yang bernama Som Bing itu juga gila pujian dan sangat sombong. Seakan-akan dirinya manusia gagah yang memiliki kekuatan super yang dihormati semua pemimpin negara di dunia."

"Nah itu, dia sok-sokan ingin mendamaikan negara-negara yang berseteru, contohnya. Padahal dirinya hanyalah manusia kecil yang nggak dianggap penting oleh pihak luar."

"Bahkan, sebenarnya di luar negeri, dirinya sudah dikenal sebagai penjahat kemanusiaan. Sebutlah misalnya saat masih aktif di militer, dia memerintahkan para tentara melakukan pembantaian massal dan penculikan kejam."

"Ya, dia kejam. Kekejamannya juga berlaku ketika dia sudah menjadi presiden. Intimidasi dan tekanan diberikannya kepada rakyat terutama soal pajak."

"Kelakuannya sungguh kotor. Dan, anehnya dia malah meminta rakyatnya untuk tenang. Ha ha ha ha."

"Memang dirinya merupakan presiden terjelek sepanjang sejarah perpolitikan dunia."

***

Thursday, August 6, 2026

Kembalikan Hak Para Monyet

 

Ilustrasi Chatgpt 

Sejak beberapa hari lalu hingga sekarang begitu banyak berseliweran video yang memperlihatkan aktivitas manusia menangkap  monyet-monyet liar. Para makhluk berekor panjang ini memasuki dan menempati area permukiman di Tembilahan. Konon, sudah 18 warga menjadi korban penyerangan mereka. 

Kalau diperhatikan, apanya yang salah? Ada apa sebenarnya sehingga hal itu bisa terjadi? 

Hemat kata, ini tak lepas dari yang namanya hak. Ya, hak para monyet di dunia ini. Mereka berhak hidup nyaman dengan makanan yang disediakan di alam lepas. Lebih tepatnya di habitat mereka sendiri. Jika terjadi kerusakan lingkungan di sana, tentu akan terjadi masalah. 

Dengan perkataan yang lebih mudah dipahami, ketersediaan makanan dan minuman serta tempat tinggal mereka sedang mengalam gangguan. Itulah sebabnya, para monyet pasti mencari area yang menyediakan hak mereka. Area itu bisa berupa hutan lain atau bisa juga permukiman manusia. 

Setelah menemukan area yang ideal, mereka akan tinggal di sana. Dengan kata lain, area itu "mereka duduki". Siapa pun yang tinggal di area baru mereka tersebut, para monyet ini pasti akan menyerangnya. Benar, baik manusia, maupun hewan, seperti kucing dan sebagainya yang ada di sana mereka usir.

Lantas bagaimana agar mereka tidak terus-menerus menjadi penjajah di area baru itu? 

Orang bijak berkata, "Kembalikan hak para monyet, maka hidup kalian akan aman dan nyaman." Artinya, kembalikan hutan yang menjadi habitat mereka. Kalau sudah rusak, segeralah diperbaiki. 

Pertanyaan selanjutnya, sementara hutan yang rusak belum selesai direboisasi, di mana mereka ditempatkan? 

Tentu saja proses reboisasi memakan waktu yang panjang. Dan, para monyet juga tidak bisa didiamkan tinggal di permukiman warga selama itu. Maka, jawaban yang agaknya ideal adalah di area yang menyediakan fasilitas yang layak untuk kehidupan mereka. Bisa berupa hutan alami, bisa juga hasil rekayasa. Terpenting mereka bisa hidup aman dan nyaman.


Wednesday, August 5, 2026

Negara yang Itu Jadi Sorotan Internasional? Semua Negara memang Begitu

Ilustrasi Chatgpt 

"Adakah sebuah negara tanpa intelijen asing?"

"Itu pertanyaan konyol. Sebab, jawabannya sudah jelas" 

"Ha ha ha emang konyol. Setiap negara pasti ada intelijen asing yang secara rutin memberikan laporan detail ke negara asal mereka masing-masing. Artinya, semua negara mendapatkan perhatian dan sorotan oleh dunia internasional."

"Yap betul sekali.'

"Tapi, sorotan terhadap negara yang itu adalah pengecualian."

"Pengecualian?"

"Ya, pengecualian."

"Maksudmu ini pengecualian tentang apa?"

"Negara itu benar-benar menjadi sorotan internasional secara terbuka, bukan diam-diam."

"Jadi, ini bukan tentang kerja intelijen asing yang sembunyi-sembunyi?"

"Anggaplah disoroti intelejen massal. Banyak orang menyorotinya karena ulah presiden di negara itu."

"Wow! Biar kutebak. Nama negara tersebut adalah Republik Negaya dan nama presidennya Playbuku Zoobangkong."

"Waaaah kamu hebat bisa menebak dengan sangat tepat."

"Negara dan presiden itu memang sedang naik daun saat ini. Banyak pakar dunia mengatakan negara tersebut sedang berada di ambang kebangkrutan nyata."

"Betapa tidak? Semua program pemerintah di sana begitu menguras anggaran belanja."

"Alhasil, utang negara itu kian meninggi, nilai mata uang mereka terus melemah. Dan, parahnya semuanya dibebankan kepada rakyat lewat pajak yang berlapis-lapis. Demonstrasi pun pecah di setiap provinsi yang ada di sana."

"Akan tetapi, Presiden Playbuku Zoobangkong tetap antikritik. Bahkan, dirinya sering mengklaim dirinya sudah banyak meraih keberhasilan fiktif yang membuat rakyat di sana kian marah."

"Mungkinkah negara tersebut benar-benar akan sesuai seperti yang pernah dia katakan bahwa tahun 2033 sudah tiada di dunia?"

"Jika melihat situasi dan kondisi di sana, ada kemungkinan akan demikian."

***