Wednesday, October 14, 2026

Bantuan Asing Tak Direspon agar Lahan Sawit Baru Terpenuhi

 

Ilustrasi Pixabay 

"Pastinya memang seperti itu. Bagaimana mungkin Presiden Peng Hia Nat merespon bantuan dari Republik Ma Ja Ya."

"Jika direspon, tentunya tak mungkin berupa penolakan karena Republik Ma Ja Ya terdampak kabut asap parah dari Republik Ger Ha Na yang dipimpin Presiden Peng Hia Nat itu."

"Itulah sebabnya tidak direspon. Kalau bantuan diterima, maka api akan segera padam dan target penanaman sawit tidak memenuhi harapannya karena lahannya kurang."

"Sebenarnya masih berapa juta hektare lagi kah hutan yang belum mereka bakar untuk pemenuhan target tersebut?"

"Setahuku lahan yang harus dibakar untuk pemenuhan target mereka masih 20% lagi."

"Wah berarti kabut asap masih akan beterbangan dalam waktu yang lama."

"Mungkin tiga bulan atau bisa jadi akan lebih.lama lagi."

***


Tuesday, October 13, 2026

Hutan Dirusak untuk Program Sawit sebagai Bahan Biodiesel

 

Ilustrasi Chatgpt 

"Di Republik Hong Pung Gung ada cara baru dalam mengolah biodiesel."

"Ah masa Presiden Lang Ka Bong yang mengatai pakar sebagai orang goblok mendapatkan cara baru seperti itu?"

"Serius. Kalau urusan uang, pria gendut yang pincang tersebut selalu punya cara jitu."

"Ah benar juga katamu. Selama hal itu menghasilkan uang, pasti dia punya caranya meskipun dia sendiri tak bisa berhitung dengan benar. Lalu apa caranya?"

"Dia merusak hutan."

"Apa?!"

"Heeey kamu tidak perlu kaget begitu sebab kebiasaan kaget hanya milik para pejabat di Republik Hong Pung Gung."

"Oh iya. Benar juga katamu. Okeey aku tidak kaget."

"Jadi hutan sengaja dia rusak."

"Dirusak dengan apa?"

"Dibakar."

"Oh tidak! Itu cara gila yang paling gila."

"Memang begitulah caranya."

"Setelah rusak?"

"Dia tanami pohon sawit."

"Kemudian buahnya menjadi bahan pembuatan biodiesel. Bajingan sekali.dia!"

"Ya, benar. Dia sungguh bajingan paling bajingan. Agar rakyat dan dunia tidak marah, dia tidak membuka hutan dengan cara menebang, melainkan dibakar dengan kesan terbakar "

"Pantas saja hutan dibiarkan terbakar berlarut-larut. Tidak ada penggunaan pesawat pengebom air untuk mengatasinya."

"Dan, rakyatnya kian sengsara."

***

Kabut Asap Kian Menggila karena Polisi Hutan Belum Ada

Ilustrasi Chatgpt 

"Di negara tetangga kita benar-benar swasembada kabut asap hingga diekspor secara gratis."

"Itu akibat dari tiadanya pencegahan munculnya kabut asap. Ya, tidak ada sama sekali. Salah satunya adalah fakta bahwa polisi hutan belum diadakan di sana."

"Itulah anehnya. Hari gini tidak ada polisi hutan. Sungguh di luar dugaan. Awalnya aku mempertanyakan di mana para polisi hutan di negara itu sehingga pata pengusaha bebas membakar hutan dan lahan. Eh ternyata memang tidak ada. Payah sekali."

"Begitu Republik Ka Gung Lar."

"Dan, presidennya yang bernama Presiden Lem Uy Ua itu masih saja sombong."

***

Sunday, October 11, 2026

Sekolah? Bukan! Itu Rumah Makan

 

Ilustrasi Chatgpt 

"Republik Ka Ga Hu benar-benar lucu. Betapa tidak? Di sana, sekolahan malah dijadikan tempat makan. Ha ha ha!"

"Ya, memang sudah kacau balau dunia pendidikan di negara itu. Buku-buku, papan tulis, komputer, alat peraga, dan sebagainya yang sejatinya bagian terpenting dari pendidikan justru dianggap sekunder, bahkan tersier."

"Yang menjadi primer hanyalah rasa lapar. Itulah sebabnya, di negara itu urusan perut siswa menjadi prioritas utama."

"Benar sekali. Dengan Program Menuju Perut Buncit, pemerintah di sana menyediakan makan daging sapi permanen kepada para siswa."

"Padahal para orang tua siswa masih sanggup memberikan makanan kepada mereka."

"Yaaaaa sebenarnya memang program itu bukan untuk siswa dan dunia pendidikan, melainkan bagian upaya penguasaan negara tersebut secara penuh oleh Republik Jin Poh di bawah kepemimpinan Presiden Siu Kung Pang."

"Semakin tinggi pengeluaran anggaran belanja negara, akan semakin seringlah negara tersebut berutang kepada asing. Dan, jeratan ekonomi adalah kunci penguasaan tersebut."

"Sungguh begitu besar dana program makan-makan di sekolah itu. Dengannya sekolah menjadi rumah makan dan Republik Ka Ga Hu akan semakin terkikis dari peta dunia."

***

Wednesday, October 7, 2026

Mengapa Kabut Asap Masih Ada?

Ilustrasi Chatgpt 

"Hari gini, tahun 3098 Masehi, masih saja ada yang membakar lahan."

"Konon, itu karena biaya pembersihan lahan tergolong mahal. Satu hektare saja bisa menelan biaya $900 Amerika Serikat. Kalau lahannya mencapai ribuan hektare, wah biayanya gede banget tuh."

"Selain soal biaya, konon, sisa pembakaran lahan sangat bagus untuk tanaman. Jadi, tidak perlu beli pupuk tambahan.'

"Bagus sih. Tapi, bikin masyarakat luas menjadi korbannya."

"Yaaaa mau gimana lagi? Perusahaan-perusahaan besar selalu susah dikasih tahu soal ini. Mereka lebih memilih tetap bertahan dengan cara lama, yakni membakar lahan."

"Lantas sampai kapan ini terus terjadi?"

"Idealnya pemerintah tegas dalam menindak para pelaku pembakaran lahan sehingga ke depan tak ada lagi yang berani melakukannya."

"Bisa dikatakan pencegahan terbaik adalah dengan menindak tegas seperti itu. Jika pemerintah lembek, maka akan terus dan terus ada asap yang merugikan masyarakat umum."

*** 

Kasus Ketiadaan Ijazah Adalah Bukti Negara Itu Didikte Negara Lain

Ilustrasi Chatgpt 

"Jika memang Negara Republik Hua Ling Guang merdeka secara de facto dan de jure, pastilah kasus Ijazah yang membelit dua boneka dari Republik Dia Bim Pong sudah selesai lama."

"Hasilnya pasti keduanya ditangkap dan dihukum mati."

"Tapi, pada kenyataanya semua lembaga hukum di Hua Ling Guang yang memang sudah diatur Presiden Si Kian Lok dari Republik Dia Bim Pong itu tak ada ada yang berani jujur dan adil."

"Kedua boneka yang sejatinya merupakan hasil rekrutmen agen lapangan senior Jam Is Kelontong tersebut melenggang bebas meski tidak punya ijazah."

"Dan, perlahan fakta keterjajahan negara yang sempat nyaris maju tersebut kian terbuka lebar"

***

Tuesday, October 6, 2026

Saat Hukum Berpihak kepada Kesalahan, maka Tumbuhlah Bibit Pemberontakan

Ilustrasi Chatgpt 

"Hukum selalu tumpul saat berhadapan dengan para pembesar di Republik Gu Sur Mah.

"Ya, para pembesar yang selalu mentaati perintah pemilik negeri boneka itu selalu menang dalam setiap perkara hukum di pengadilan."

"Siapa pun yang taat kepada Presiden Si Jua Lung pasti hidupnya terjamin aman dan bahagia."

"Termasuk Presiden Boneka Pang Wio Ju."

"Sungguh tragis rakyat di Republik Gu Sur Mah  yang  negara mereka telah seratus persen menjadi salah satu provinsi milik Republik Rakyat Utara "

"Dna, apa pun yang disuarakan mereka, termasuk lewat para tokoh yang masih idealis, sudah pasti gugur di persidangan. Kalau di negara maju hal tersebut sudah menjadi cikal-bakal tumbuhnya pemberontakan di banyak tempat."

"Kalau di sana hanya satu pemberontakan yang masih terjadi."

"Mungkin, perlahan akan kian banyak pemberontakan di wilayah mereka."

***