![]() |
| Ilustrasi Pixabay |
"Menjadi pakar berarti menjadi goblok. Demikianlah menurut Presiden Gen Dut Ah di Republik Ka Mu Kok."
"Ha ha ha dasar presiden terbodoh sejagat raya."
"Ya, inti pemikirannya begitu."
"Itulah sebabnya, dia lebih memprioritaskan rasa lapar dan lapar para pelajar daripada memberikan mereka buku."
"Betul sekali. Sejatinya presiden berkulit keriput itu tidak pandai. Dia bodoh. Dirinya tak mau belajar lebih dalam dan luas. Dia tahunya bersenang-senang, termasuk senang melihat rakyatnya bodoh dan sengsara."
"Benar-benar pria sakit jiwa dirinya itu."
"Lantas masih adakah yang bisa diharapkan lagi di negara itu?"
"Tentu saja tidak ada. Semuanya sudah terlambat. Negara berjuluk Mahkota Raja tersebut tinggal menunggu kehancurannya saja. Yaaa paling tinggal beberapa bulan lagi statusnya berubah secara de facto, yakni dari yang semula sebuah negara berubah menjadi sebuah provinsi baru milik negara lain."
"Sungguh mengerikan cara penjajahan tanpa perangan fisik ini. Para penjajah menguasainya hanya dengan menjadikan orang super goblok menjadi presiden boneka mereka."
"Dan, Presiden Gen Dut Ah sangat menikmatinya."
***














