![]() |
| Presiden Republik Pajakiya: Chatgpt |
"Eh kamu denger ga soal presiden tetangga kita ingin menjadi mediator untuk mendamaikan dua negara yang sedang berkonflik?"
"Kemarin sih aku dengernya dia siap menjadi penengah dalam konflik kedua negara yang berbeda haluan itu."
"Gimana menurutmu?"
"Ha ha ha mana bisa?"
"Bener banget. Negara sebesar kita saja tidak mau ikut campur urusan keduanya. Itu konflik yang pelik sekali."
"Konflik berkepanjangan."
"Sudah puluhan tahun."
"Dan, memang dipelihara oleh dua blok besar sebagai perang proxy."
"Dari sanalah negara-negara besar bisa melihat capaian persenjataan masing-masing."
"Jadi, mana mungkin presiden negara tetangga kita itu bisa mendamaikan keduanya. Lebih baik dirinya fokus pada utang negaranya dan juga rakyatnya yang masih banyak hidup di bawah garis kemiskinan."
"Nah itu baru benar. Utang dan rakyat. Bicara soal rakyatnya, dia sendiri bermasalah. Dirinya tidak prorakyat. Dia memusuhi rakyatnya sendiri. Rakyatnya sedang kesusahan malah dia ledek dengan nyinyiran jahat. Benar-benar parah."
"Seorang presiden yang memusuhi rakyatnya sendiri kok mau jadi mediator untuk mendamaikan dua negara yang berkonflik. Yang dikhawatirkan adalah, konflik kedua negara tersebut malah kian memanas dengan keberadaannya di sana."
"Sungguh bencana besar bagi rakyat di Negara Republik Pajakiya memiliki seorang presiden seperti itu."
***














