Friday, August 14, 2026

Ketika Pidato Menjadi Cara Agar Disorot Kamera

 

Ilustrasi Chatgpt 

"Dia dikasih mikrofon lagi dan berbagai lensa kamera mengarah kepadanya."

"Dia... Maksudmu Presiden Jayalemung?"

"Siapa lagi kalau bukan dia yang bikin aku jengkel seperti ini?'

"Busyet dah dia dikasih mikrofon lagi! Emang ada acara apaan?"

"Acara kenegaraan tahunan di hadapan para pejabat eksekutif, legislatif, dan yudikatif."

"Berarti dirinya mendapatkan kesempatan emas untuk bisa tampil di depan orang banyak, baik di tempat acara, maupun televisi dan media sosial."

"Ya, dia jadi selebritas lagi. Dan, itu memang salah satu tujuannya berpidato agar dirinya eksis sebagai pesohor yang terkenal."

"Keterkenalan sudah menjadi kebutuhan primer baginya." 

"Benar. Yang penting dia tampil di depan publik."

"Itulah sebabnya, dirinya selalu berlama-lama di hadapan banyak orang."

"Dia tak rela jika hanya sebentar saja dilihat banyak pasang mata."

"Minimal dua jam nonstop."

"Menurutku hal itu tidak wajar."

"Memang tidak wajar. Tapi, mau apa lagi? Dirinya adalah presiden di Republik Jeluksam. Jadi, di sana, siapa yang berani melarangnya berpidato? Kalau pun ada, hukuman berat sudah menanti pelakunya."

***

Thursday, August 13, 2026

Aku Marah Melihat Korban Keracunan Makanan!!!!

 

Ilustrasi Pixabay 

"Ngapain sih pemerintah negara tetangga meracuni para siswa di sana? Apa semata-mata untuk membuat generasi di negeri itu bodoh dan sakit-sakitan? Lalu sepuluh tahun mendatang 100% jadi negara jajahan?"

"Yaaaa begitulah negara yang sedang dalam proses penguasaan negara lain. Aku juga marah sepertimu dengan situasi dan kondisi di sana."

"Benar-benar pemerintah yang pengkhianat! Mereka rela menghancurkan negara sendiri demi mendapatkan keuntungan pribadi!"

"Mereka tak memiliki jiwa patriot. Dalam diri mereka hanya ada kerakusan tanpa batas."

"Dan, para penjajah dari negeri asing sangat menyenangi para pengkhianat itu."

"Pastinya demikian."

"Lantas, apakah perlawanan rakyat di sana mampu membuat bebasnya Negara Republik Nuanglu itu dari belenggu para penjajah kejam tersebut?"

"Letupan demi letupan massa memang sudah terjadi di sana. Tapi, masih jauh untuk bisa menggulingkan pemerintah yang berkuasa saat ini di negara mereka. Perlu massa yang lebih besar dan besar lagi agar rezim Presiden Pruok Long Jay tumbang."

"Benar. Perlu kekuatan massa yang ekstra untuk itu. Sebab, Presiden Pruok didukung penuh oleh penjajah asing. Jika dia berhasil digulingkan dan para pengkhianat bangsa di sekitarnya juga dibersihkan, negara tersebut akan sehat kembali."

"Artinya seluruh rakyat di negara tersebut harus ambil bagian dalam proses penyelamatan negeri mereka."

"Jika tidak, aku yakin negara itu akan hilang dari peta dunia. Mungkin setelah dijajah penuh, akan menjadi Provinsi Mulyako, Jinem, Tung Kang Law, atau nama yang lainnya dengan status sebagai provinsi negara lain."

***

Presiden: Kita Perlebar Senyum Rakyat

Ilustrasi Chatgpt 

Presiden heran banyak orang miskin yang masih bisa tersenyum. Dan, dengan lantang dirinya menyatakan akan memperlebar senyum mereka.

Hal itu disampaikannya dalam pidato di hadapan para pengusaha lokal, Kamis (8/9/2980). Presiden yang gemar main sepak takraw tersebut berjanji akan terus mengusir para pengusaha asing yang mengambil kekayaan alam secara sepihak.

"Saya, Uyung Tina yang kini menjabat sebagai Presiden Republik inhuganis akan merebut kembali seluruh kekayaan alam kita dari para pengusaha asing. Kalau dihitung-hitung kekayaan alam yang sudah kita ambil alih sudah sekitar 40%. Kita akan tetap berjuang hingga titik darah penghabisan agar kekayaan alam yang ada itu 100 persen menjadi milik kita sehingga tak ada lagi rakyat yang miskin di negara ini!" Presiden Uyung menegaskannya secara gamblang.

Negara yang dipimpinnya memang memiliki kekayaan alam yang berlimpah ruah. Akan tetapi, banyak yang dikuasai pihak asing. Alhasil, pendapatan negara di sana masih bertumpu pada pajak rakyat. Itulah sebabnya, presiden keturunan Timur Tengah tersebut terus berjuang mewujudkan Inhuganis mandiri dalam memanfaatkan kekayaan alam secara penuh.

Badan Riset Temukan Cara Jitu Pengaspalan Jalan

Ilustrasi Chatgpt 

"Hebat sekali badan riset di negara kita telah menemukan cara jitu pengaspalan jalan."

"Yang kudengar biayanya juga murah."

"Sangat cocok diterapkan di negara ini."

"Selain murah, cara jitu yang mereka temukan itu menghemat waktu karena pengaspalan bisa dua kali lebih cepat daripada cara terdahulu."

"Benar. Jalan di Desa Wojokoro dan Desa Maujeka sudah diaspal dengan cara tersebut dan terbukti hasilnya sangat kuat."

"Kita sangat beruntung mempunyai Badan Riset Negara. Para peneliti di sana sangatlah mumpuni."

"Dengan temuan ini pemerintah kita tidak perlu menggelontorkan dana besar untuk pengaspalan jalan-jalan, baik di kota, maupun di desa."

"Dengan begitu pajak tak perlu diperluas. Kita sebagai rakyat sangat merasa lega."

"Ini jauh berbeda dengan di negara tetangga. Kudengar badan riset mereka lebih memperkuat program pemerintah yang tidak prorakyat."

"Kalau tidak salah, mereka menemukan cara-cara pembuatan sandal jepit, kaos tangan, dan juga sabun cuci yang digunakan untuk para pekerja dalam program pembersihan kandang ayam milik negara."

"Kalau dipikir-pikir, Negara Kayang Kumo itu memang selalu bikin gemes.'

"Ah, kamu bisa ajah."

***

Wednesday, August 12, 2026

Bukan Kemauan Rakyat, tapi yang Bayar Rakyat

 

Ilustrasi Chatgpt 

Begitulah kelakuan Raja Sing Go Wo selalu saja membuat tensi darah rakyatnya naik. 

Semua ide dalam pikirannya tidak ada satu pun yang prorakyat. Sebutlah contohnya pendirian kios kerajaan di desa-desa dengan uang hasil ngutang dari luar negeri. Padahal rakyat di sana tidak ada yang menginginkan pendirian kios seperti itu dan ujung-ujungnya mereka lah yang melunasinya dengan pajak.

Meskipun pelunasan utang pemerintah sangat membebani rakyat, sang raja tidak peduli. Ya, pajak dan pajak. Pajak di sana terus diperluas, semisal pendapatan pedagang kecil juga dikenai pajak. 

Bagi raja, terpenting dirinya senang dan puas dengan segala program yang dijalankannya. Lalu, dengan bangganya dia menilai dirinya sudah berhasil. Bahkan, pria bertubuh gempal tersebut menganggap dirinya sebagai manusia tertinggi di dunia. Ya, satu tingkat di bawah Tuhan. 

Dan entahlah, mungkin suatu saat nanti bisa saja dia menyebut dirinya lebih tinggi daripada Tuhan. Kesombongannya inilah yang membuat dia kian berlaku seenaknya. Rakyat di Kerajaan Sim Pa itu pun hanya bisa menahan kesedihan dan kepedihan di bawah kepemimpinannya. 

***

Tuesday, August 11, 2026

Presiden: Untuk Apa Kita Merdeka kalau Tak Bisa Berikan Pekerjaan dan Gaji yang Cukup kepada Rakyat

 

Ilustrasi Pixabay 

Presiden sangat marah kepada sebagian pejabat yang sangat ingin melaksanakan program makan minum gratis (MMG). Hal ini disampaikannya dalam sebuah pidato di Istana Negara, Rabu (11/7/4078).

"Untuk apa kalian memikirkan masalah memberikan makan dan minum! Hidup ini bukan hanya perkara makan dan minum gratis, tetapi bagaimana caranya agar bisa makan dan minum yang layak! Ya caranya dengan kita berikan pekerjaan dan gaji yang cukup kepada rakyat!"

Perkataan Presiden Pascabawang Sebatang itu pun membuat publik terpukau. Masyarakat yang telah merasakan Program Mulailah Bekerja dan Gajian (MBG) sangat senang dengan pidato tersebut.

"Presiden kita memang pemikirannya sangat luar biasa. Beliau tahu betul bagaimana cara agar rakyat tidak kelaparan dan kehausan. Beda sekali dengan sebagian pejabat yang berpikir instan, 'kalau rakyat lapar dan haus, berikan makanan dan minuman.'  Kita harus bersyukur sekali memiliki presiden seperti beliau."

"Ya, benar sekali katamu. Aku sependapat. Entahlah mengapa masih ada sebagian pejabat yang tidak kompeten dalam hal pangan rakyat."

"Mereka menganggap rakyat bagaikan hewan yang cukup dikasih makan dan minum biar gemuk."

"Selain itu, mereka dengan mudahnya ingin menggunakan anggaran negara untuk hal tersebut. Jika itu dilakukan, sudah dipastikan Negara Tapihay ini menjadi bangkrut karena anggaran negara akan habis demi program makan dan minum gratis."

"Lalu mereka memungut pajak secara brutal dan berutang kepada pihak luar negeri."

"Yang menanggung utang itu pun rakyat."

"Akhirnya rakyat menjadi sengsara."

"Maka, katakan 'tidak' kepada sebagian pejabat yang demikian itu."

***


Efisien Anggaran Menggerus Dana Penting

Ilustrasi Chatgpt 


"Aku tak habis pikir dengan presiden negara tetangga kita. Bagaimana bisa demi mendanai kebutuhan sekunder, yakni minum air.hujan gratis, dana penting dikorbankan."

"Itu sebenarnya keinginan bos besar di belakang si presiden."

"Iya sih, tapi mengapa juga Presiden Tu Pai Hon itu iya-iya aja jika diperintah oleh bos besarnya? Padahal jelas-jelas isi perintah tersebut salah."

"Kalau dia melawan, pasti dirinya langsung diberhentikan dari jabatannya sebagai Presiden Republik Jelang Ray. Ingat! Bos besarnya orang yang sangat berpengaruh di dunia."

"Beda sekali dengan zaman dulu."

"Maksudmu?"

"Masih ingat, "kan dengan kisah Kerajaan Yoiyo?"

"Owh iya ya. Pemimpin Pasukan Wakaupo berbalik menyerang orang besar yang membantunya mengalahkan Raja Layahwang. Kemudian dia mandiri dalam memerintah kerajaannya sendiri tanpa didikte orang besar dari Dinasti Tuan tersebut."

"Kalau Presiden Tu Pai Hon sebaliknya. Dirinya bermental pengecut. Tidak ada karakter sebagai negarawan sedikit pun dalam dirinya."

"Memangnya dana penting apa yang dipangkas itu?"

"Dana untuk peserta pengibaran bendera dalam peringatan kemerdekaan negara tersebut."

"Parah."

***