![]() |
| Ilustrasi: Pixabay |
Dulu, dulu sekali berdiri sebuah negara bernama Kadalin. Dilihat dari luas wilayah dan kekayaan alamnya, seharusnya negara tersebut kaya raya dalam hal keuangan. Akan tetapi, dari tahun ke tahun bukannya kian maju, negeri yang dikenal dengan buah belimbingnya itu malah semakin amburadul perekonomiannya. Ya, terutama pada era Presiden Paranormal Sebangsa.
Meskipun dirinya berlatar sipil, tapi tindakan-tindakannya sangat keras. Agaknya kedekatan dirinya dengan dunia malam membuat sosoknya terkesan mirip seorang bos preman. Hampir setiap malam ia mabuk di "klub-klub bahagia" bersama pacar lelakinya.
Benar, pria gagah itu sejatinya adalah seorang homoseksual. Tapi, rakyat lebih menyoroti ketidakmampuannya mengurus negara daripada orientasi seknya tersebut. Rakyat benar-benar menginginkan dirinya bijak dalam mengambil segala keputusan.
Akan tetapi, setiap masukan dari rakyat, khususnya para pengamat yang ahli di bidang masing-masing selalu ditolaknya. Bahkan, dirinya tak segan melukai rakyatnya sendiri. Hal terakhir ini ia lakukan kepada salah seorang aktivis pencinta batu permata. Dengan menggunakan tangan bawahannya, aktivis itu mendapatkan lemparan banyak batu hingga kondisinya kritis dan ditangani dokter ahli.
Presiden lanjut usia itu juga mengancam akan memenjarakan para demonstran yang menyuarakan kritik dan tuntutan terkait dirinya. Sementara saat nilai mata uang negaranya hancur, dengan mudahnya dirinya mengusulkan kenaikan pajak rakyat.
Dan, tentu saja banyak pihak bertanya-tanya, sebenarnya ia seorang presiden ataukan bos preman.














