Friday, July 23, 2021

Sutardji dan Pasar Seni

 



Thursday, July 22, 2021

Belimbing Wuluh

 


Wednesday, July 21, 2021

Sukun

 

Sumber foto Pixabay


Tuesday, July 20, 2021

Kotak Bibit


Anda dapat dengan mudah membuat sendiri kotak untuk menyimpan bibit sebelum ditanam. Berikut adalah video-video pembuatan kotak tersebut. 








Sunday, July 18, 2021

Puisi-Puisi Puntadewa


TRAGEDI HATI
pro: Bung Prie G.S.

Kutangkap sesosok setan
saat engkau malam-malam hadir mengibarkan bendera
tiang sunyi kemerdekaan kolusi sahabat
tak ada iringan lagu merdu dan doa-doa syahdu
biar semua tahu
di hati ini menjelma tragedi

Kutangkap sesosok setan lain
saat engkau mencoba melirikkan rembulan
malam penuh bintang kedamaian
tak ada kunang-kunang berkilau
di makam puisiku teronggok khayalan
tragedi hati anak tiri

Kutangkap suara-suara sumbang
keadilan terbuang
sampang runyam berbelukar
di rawa-rawa kejujuran pecundang kematian
gelak gagak menyeruak
menemukan bangkai di hati ini di ujung sendiri

Kudus, 1998


JABOTABEK

Sepotong ketela kumakan pagi-pagi
saat mentari belum menari
mengiringi embun-embun berlari
mencari-cari jati diri
Seteguk air putih menyapa lidah
selamat pagi tuan
sudahkah bendera kelaparan tuan kibarkan
batu-batu nisan tuan gadaikan
semen-semen tuan timbun di gudang kemarahan
buruh-buruh kecil tuan beri sayap
biar terbang seperti debu-debu jalanan
hinggap di kebun singkong
kurus juga badan bertulang kemauan
dan peluh-peluh berceceran
di tanah bebatuan

jika sebatang rokok terbakar
asap mengepul tak henti-henti
ke mana tuan berjalan
pabrik-pabrik diam tak menyapa
pohon-pohon meranggas pucat menunggu ajal
di pinggir jalan
matahari hadir

Kudus, 1997

Puntadewa. Puisinya dimuat di Buana Minggu, Suara Karya, Suara Pembaharuan, Suara Muhammadiyah, dan lain-lain, di samping terantologi dalam Angin Ladang, Menara 2, Blue, dan Antologi Puisi Indonesia

---------------------------------------------------------------
Sumber tulisan: Jentera Terkasa
Sumber ilustrasi: Pixabay

Sastra dan Kreativitas


Terkadang ada saja orang yang merasa kesusahan untuk berkarya sastra. Alasan paling gampang terlontar adalah, perihal tema. Lebih spesifik lagi karena ketiadaan tema. Dengan kata lain blank. Kosong. Padahal, kekosongan itulah tema yang sudah ditemukan. Dari kekosongan, bisa muncul gagasan tentang kekosongan dalam rumah tangga semisal ketiadaan sosok ayah. Bisa juga bermakna kekosongan kantong alias kantong kering. Atau hal lainnya. Sebagai analogi, di bawah ini tersaji video kreativitas dari gardu menjadi penjepit makanan. 



Saturday, July 17, 2021

AMSAL SEBATANG POHON


 

Karya Ibramsyah Amandit

Tumbuh seperti di negeri tukang:
kita mabuk darat
menderita pencernaan

Sedang di atas dahan kicau burung
mengajarkan realita mimpi
dan khayalan menu makanan

Banyak buah halal-haram
diracik dibagikan
tutur ketuhanan telah ranum
masak berjatuhan

Di pucuk pohon;
segelintir pemanjat
berkata: - ya, ya!
tak hirau lapar dan sekarat

Aku ke sana akhirnya
tak tiru-tiru orang tuhan
masalahku menjadi bagaimana
                - seperti tuhan!

Tamban, 6 Oktober 2008
----------------------------------------------------------------
Sumber puisi: Badai Gurun dalam Darah
Sumber ilustrasi: Pixabay