Saturday, August 22, 2026

Tidak di Titik Api, Pejabat Militer Aman dan Bahagia

Ilustrasi Chatgpt 

"Ada hal lucu di Negara Republik Kan Jan Wua."

"Apa yang lucu itu?"

"Ada seorang pejabat militer turun di provinsi yang dilanda pembakaran hutan dan lahan, tapi dia tidak berada di titik api tersebut. Lalu dia bilang bahwa api tidak separah yang ada di media sosial."

"Ha ha ha ya lucu sekali. Pastilah berbeda dari yang di media sosial. Dia berada jauh dari latar tempat pengambilan video yang dipublikasikan di media sosial. Kalau dirinya berada di sana, pastilah dia melihat parahnya pembakaran hutan dan lahan yang terjadi."

"Sepertinya dia memang diperintahkan Presiden Jo In La agar berkata demikian supaya pemerintah tidak terlihat gagal dalam pencegahan dan penanggulangan api."

"Benar. Aku Juga menduga seperti itu. Tahu sendiri lah bagaimana watak licik presiden tersebut. Dia maunya dipuji dan selalu dipuji dalam menjalankan pemerintahannya."

"Padahal katakanlah A jika memang A. Jangan malah menggiring opini publik ke arah penyesatan dari fakta yang sebenarnya."

"Yaaaa mau apa lagi? Di sana semuanya sudah sangat kacua balau. Tak ada lagi yang bisa diperbaiki, kecuali presiden beserta orang-orang berkuasa di belakangnya lenyap dari dunia ini."

***

Friday, August 21, 2026

Empati Presiden saat Ada Bencana? Tidak Ada!

Ilustrasi Chatgpt 

"Lihatlah perayaan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Jabangan Kultik yang mewah meriah itu."

"Bertolak belakang dengan kondisi di lapangan. Pada.saat yang sama para korban gempa di salah satu daerah yang masuk negara tersebut masih sangat terpuruk."

"Ah, mana peduli presidennya? Kamu tahu sendiri bagaimana Presiden Pe Rut Ndut begitu egois dan rakus."

"Betul-betul. Sangatlah betul perkataanmu itu. Dia memang antipati terhadap sesama. Bencana keracunan ribuan siswa akibat program minum teh gratis andalannya saja dianggapnya seakan-akan tidak ada masalah apa-apa."

"Ya. Sekadar ucapan turut prihatin saja tidak ada keluar dari mulut miringnya itu. Begitu pula dengan kematian para tentara akibat ditembak oleh pasukan Israel di Timur Tengah dan oleh para pemberontak di negaranya sendiri juga dia tidak peduli."

"Waktu terjadi bencana banjir dan tanah longsor di sana pun dia tidak peduli. Saat itu dirinya malah sibuk mondar-mandir di luar negeri."

"Dia itu tipe orang yang tidak memiliki rasa empati terhadap sesama. Dirinya terlihat baik karena sedang menjilat saja. Contohnya saat berhadapan dengan para presiden negara maju, seperti Presiden Erdogan, Trump, Jin Ping, Putin, dan Presiden Macron."

"Tepat sekali penilaianmu. Itulah sebabnya, dia tidak peduli dengan nasib para guru honorer dan lainnya yang tidak berkontribusi langsung untuknya. Dia lebih menyejahterakan para hakim, polisi, dan lainnya yang dapat menjamin keamanannya secara hukum."

"Bahkan, dia tidak peduli dengan susahnya rakyat kecil membeli motor listrik dalam program peralihan dari bensin ke tenaga listrik. Dirinya memaksa rakyat meninggalkan motor bensin dengan mencabut subsidi bensin dalam jumlah banyak. Ini sungguh keji."

"Oh sial betul rakyat di sana dipimpin manusia busuk dan buruk tersebut."

"Yaaah mau bagaimana lagi? Aku berharap rakyat di negara itu bisa kuat menghadapinya."

***

Presiden Terlicik yang Nyaris Selevel Raja Iblis

 

Ilustrasi Chatgpt 

"Kelicikan Presiden Pascabawang Sebatang mendekati titik sempurna, yakni 99 persen. Nyaris sama dengan Raja Iblis."

"Orang seperti dia memang sangat licik. Setiap hari selalu saja melakukan kelicikan."

"Ya benar. Sebutlah contohnya soal bagaimana dirinya berjualan mobil listrik kepada rakyatmya sendiri. Agar rakyatnya membeli mobil listrik, dia akan menarik subsidi bensin. Lalu mengiming-imingi rakyatnya dengan insentif mobil listrik sebesar 40 juta Payah yang kemudian menjadi 20 juta Payah per unitnya.  Dan yang paling parah, mobil-mobil listrik itu produksi perusahaan luar negeri, tetapi diakuinya sebagai produk dalam negeri."

"Luar biasa licik pria lanjut usia itu."

"Baginya kelicikannya adalah amal terbaik yang dapat membawanya ke istana langit."

"Ya-ya, aku ingat dia pernah bilang setelah dirinya tewas, dia akan meneropong dari langit. Hadeuh! O iya, ngomong-ngomong agama yang dipeluknya apa ya?"

"Sepertinya dia penyembah setan bertanduk dua. Sebab, dirinya selalu seiya sekata dengan para penyembah makhluk halus berwujud buruk rupa itu. Misalnya dalam hal menyiksa rakyat tanpa senjata."

"Benar banget. Dia memang sangat menikmati kesakitan orang banyak."

"Dan, semua itu dilakukan dengan penuh kelicikan."

"Sungguh Negara Republik Xurang Nget sudah seperti neraka di bawah kepemimpinannya."

***




Wednesday, August 19, 2026

Presiden Kita Hadir di Tempat Korban Gempa

Ilustrasi Chatgpt 

"Aku terharu melihat begitu mulianya presiden kita yang selalu hadir pertama setiap kali ada bencana termasuk gempa hari ini."

"Ya, beliau hadir dalam rombongan pertama dengan membawa banyak bantuan."

"Dari sorotan kamera media, para korban terlihat sangat bahagia dengan kehadiran beliau."

"Presiden Kuang Lung Hai memang sangat luar biasa. Beliau begitu memperioritaskan rakyatnya."

"Benar sekali katamu. Bagi beliau, rakyat adalah segalanya. Jika rakyat bahagia, beliau pun turut merasakannya."

"Rakyat sudah menjadi bagian terpenting dalam hidup beliau."

"Kudengar para tentara, kepolisian, badan penanggulangan bencana nasional, dan juga tim kesehatan langsung beliau perintahkan terjun langsung menolong korban gempa."

"Barusan kulihat di siaran langsung berbagai pesawat yang mendukung bantuan tersebut sudah mendarat di wilayah terdampak gempa."

"Aku berharap semuanya lancar agar akibat gempa ini cepat diatasi dengan sebaik mungkin."

***


BBM Bersubsidi untuk Semua Lapisan Masyarakat

Ilustrasi Chatgpt 

"Kita sangat beruntung hidup di negara ini. Bahan bakar minyak, misalnya, disubsidi tanpa kecuali. Semua lapisan masyarakat pun boleh membeli jenis bahan bakar yang diinginkan."

"Pemerintah kita sangat amanah. Aku sangat menaruh hormat kepada mereka. Di bawah kepemimpinan Presiden Loh Jayam, negara kita selalu damai, makmur, dan sentosa."

"Berbeda sekali dengan di Negara Republik Dustainama yang pemerintahnya sangat korup. Kekayaan negara mereka yang berlimpah ruah lebih banyak masuk kantong pribadi pemerintah. Sedang masyarakat di sana hidup dengan lilitan pajak."

"Sudah begitu, tidak semua masyarakat Dustainama boleh menikmati bahan bakar minyak bersubsidi. Padahal minyak di sana itu dibeli dari uang pajak masyarakat. Seharusnya semua lapisan masyarakat berhak menikmatinya tanpa kecuali."

"Jujur, aku sangat prihatin terhadap masyarakat di negara itu. Sebagian besar dari mereka masih hidup di bawah garis kemiskinan, tapi pemerintah di sana, terutama presidennya sangat boros membelanjakan anggaran belanja negara."

"Alhasil, pajak di negara itu kian diperluas dan masyarakatnya semakin hidup susah."

"Idealnya dengan kekayaan alam mereka yang sangat besar seperti itu, tidak ada pajak di sana."

"Dan, seharusnya mereka hidup bahagia.Tapi, malah sebaliknya."

***

Tuesday, August 18, 2026

Bantuan Luar Negeri Ditolak, Pajak Diterima

 

Ilustrasi Pixabay 

"Kudengar Presiden Jo Pang On menolak bantuan dari negara-negara lain terkait gempa di wilayahnya."

"Seharusnya diterima saja. Menolak dengan alasan apa pun tidak dibenarkan dalam proses percepatan pengiriman bantuan sampai kepada para korban."

"Semakin banyak yang membantu, niscaya akan kian cepat pula para korban menerima bantuan. Mereka sangat membutuhkan makanan, minuman, obat-obatan, pakaian, dan juga tempat tinggal yang layak."

"Jika bantuan dari negara-negara lain ditolak, pastinya para korban semakin lama pula mendapatkan semua itu."

"Aku sangat prihatin dengan rakyat di Republik Jela Tang itu."

"Di sisi lain, pajak yang mencekik rakyat langsung diterima."

"Yaaah sungguh aneh memang pemikiran presiden di sana."

"Dia gemar sekali menyiksa rakyatnya sendiri."

***

Monday, August 17, 2026

Apa Manfaat Motor Listrik untuk Rakyat? Dusta Belaka!

Ilustrasi Chatgpt 

"Rakyat di sana itu tidak butuh yang muluk-muluk."

"Terpenting kebutuhan primer tercukupi dengan mudah dan murah."

"Contohnya listrik murah, air bersih mudah didapat, alat transportasi tidak dikenai pajak, bahan bakar minyak murah, kesehatan gratis, dan pendidikan tidak mahal."

"Tapi, Presiden Jum Bo Dut di Republik Gemoyanbong selalu mengatasnamakan rakyat untuk keuntungan pribadinya."

"Motor listrik salah satunya."

"Rakyat di sana dipaksa untuk segera memakai motor listrik. Jika masih menggunakan motor bensin, secara otomatis akan membayar harga bensin yang mahal. Sebab, subsidi bensin akan dipangkas secara signifikan tahun depan."

"Aku heran motor listrik yang tidak jelas di mana pabriknya itu diklaim Presiden Jum sebagai motor buatan dalam negeri."

"Ya, memang mengherankan. Tiba -tiba saja ada. Padahal sebelumnya tak pernah ada informasi tentang perusahaan motor listrik di negara itu. Seandainya ada, pastilah Presiden Jum akan meresmikannya dengan mengundang banyak media. Bukankah dia suka sekali disorot kamera? Nah masa sih momen peresmian motor dalam negeri tidak dirayakan olehnya?"

"Agaknya itu sama dengan mobil Tamar 30 tahun lalu. Kita pernah menduganya sebagai mobil buatan dalam negeri mereka. Ternyata mobil-mobil tersebut diproduksi di Korea Selatan dan diimpor tanpa cukai sampai di negeri berjuluk Terong Ungu itu."

"Lalu setelah tiba di sana langsung ditempeli stiker khas negara mereka."

"O iya, kembali ke pemangkasan subsidi bensin, menurutku itu sangat kejam. Rakyat dipaksa membeli, baik tukar tambah, maupun beli murni motor listrik tersebut."

"Itu memaksa rakyat mengeluarkan uang besar.  Padahal rakyat tak butuh motor listrik. Rakyat hanya butuh motor yang sudah mereka miliki dengan bensin yang mudah didapatkan dan murah harganya."

"Dan, keuntungan motor listrik itu hanya untuk Presiden Jum. Dia dapat komisi penjualan dari perusahaan asing dan uang hasil pemangkasan subsidi bensin.

"Oh beruntunglah kita punya presiden yang tidak seperti dirinya. Bapak Prof. Dr. Haji Makmuriyah, M.Sc., memang dahsyat."

"Beliau mirip Presiden Recep Tayyip Erdogan yang lebih mengutamakan kemajuan bangsanya daripada dirinya sendiri."

***