![]() |
| Ilustrasi Pixabay |
"Pemerintahan Republik Alas Kan benar-benar melakukan pembohong internasional."
"Gimana-gimana? Pembohongan internasional?"
"Ya. Presiden Gen Tong Wir sudah berbohong kepada seluruh penghuni bumi bahwa yang sebenarnya tidak gratis disebutnya gratis."
"Tunggu-tunggu! Ini soal minim bir gratis itu ya?"
"Nah tepat sekali! Di republik itu anggaran di bidang lain dipangkas untuk membeli bir yang akan dibagikan kepada rakyat. Padahal uangnya dari pajak yang sudah disalurkan di bidang-bidang lain itu semisal untuk subsidi BBM dan LPG. Alhasil, harga BBM dan LPG naik di pasaran. Rakyat rugi dua kali. Pertama rugi karena uang pajak mereka dipakai untuk mabuk-mabukan dan kedua rugi karena harga BBM dan LPG naik. Pastinya mereka harus mengeluarkan uang lebih banyak."
"Dan, tentunya jika harga keduanya naik, semua barang dan jasa di sana pasti juga akan naik."
***














