Friday, August 21, 2026

Presiden Terlicik yang Nyaris Selevel Raja Iblis

 

Ilustrasi Chatgpt 

"Kelicikan Presiden Pascabawang Sebatang mendekati titik sempurna, yakni 99 persen. Nyaris sama dengan Raja Iblis."

"Orang seperti dia memang sangat licik. Setiap hari selalu saja melakukan kelicikan."

"Ya benar. Sebutlah contohnya soal bagaimana dirinya berjualan mobil listrik kepada rakyatmya sendiri. Agar rakyatnya membeli mobil listrik, dia akan menarik subsidi bensin. Lalu mengiming-imingi rakyatnya dengan insentif mobil listrik sebesar 40 juta Payah yang kemudian menjadi 20 juta Payah per unitnya.  Dan yang paling parah, mobil-mobil listrik itu produksi perusahaan luar negeri, tetapi diakuinya sebagai produk dalam negeri."

"Luar biasa licik pria lanjut usia itu."

"Baginya kelicikannya adalah amal terbaik yang dapat membawanya ke istana langit."

"Ya-ya, aku ingat dia pernah bilang setelah dirinya tewas, dia akan meneropong dari langit. Hadeuh! O iya, ngomong-ngomong agama yang dipeluknya apa ya?"

"Sepertinya dia penyembah setan bertanduk dua. Sebab, dirinya selalu seiya sekata dengan para penyembah makhluk halus berwujud buruk rupa itu. Misalnya dalam hal menyiksa rakyat tanpa senjata."

"Benar banget. Dia memang sangat menikmati kesakitan orang banyak."

"Dan, semua itu dilakukan dengan penuh kelicikan."

"Sungguh Negara Republik Xurang Nget sudah seperti neraka di bawah kepemimpinannya."

***




Wednesday, August 19, 2026

Presiden Kita Hadir di Tempat Korban Gempa

Ilustrasi Chatgpt 

"Aku terharu melihat begitu mulianya presiden kita yang selalu hadir pertama setiap kali ada bencana termasuk gempa hari ini."

"Ya, beliau hadir dalam rombongan pertama dengan membawa banyak bantuan."

"Dari sorotan kamera media, para korban terlihat sangat bahagia dengan kehadiran beliau."

"Presiden Kuang Lung Hai memang sangat luar biasa. Beliau begitu memperioritaskan rakyatnya."

"Benar sekali katamu. Bagi beliau, rakyat adalah segalanya. Jika rakyat bahagia, beliau pun turut merasakannya."

"Rakyat sudah menjadi bagian terpenting dalam hidup beliau."

"Kudengar para tentara, kepolisian, badan penanggulangan bencana nasional, dan juga tim kesehatan langsung beliau perintahkan terjun langsung menolong korban gempa."

"Barusan kulihat di siaran langsung berbagai pesawat yang mendukung bantuan tersebut sudah mendarat di wilayah terdampak gempa."

"Aku berharap semuanya lancar agar akibat gempa ini cepat diatasi dengan sebaik mungkin."

***


BBM Bersubsidi untuk Semua Lapisan Masyarakat

Ilustrasi Chatgpt 

"Kita sangat beruntung hidup di negara ini. Bahan bakar minyak, misalnya, disubsidi tanpa kecuali. Semua lapisan masyarakat pun boleh membeli jenis bahan bakar yang diinginkan."

"Pemerintah kita sangat amanah. Aku sangat menaruh hormat kepada mereka. Di bawah kepemimpinan Presiden Loh Jayam, negara kita selalu damai, makmur, dan sentosa."

"Berbeda sekali dengan di Negara Republik Dustainama yang pemerintahnya sangat korup. Kekayaan negara mereka yang berlimpah ruah lebih banyak masuk kantong pribadi pemerintah. Sedang masyarakat di sana hidup dengan lilitan pajak."

"Sudah begitu, tidak semua masyarakat Dustainama boleh menikmati bahan bakar minyak bersubsidi. Padahal minyak di sana itu dibeli dari uang pajak masyarakat. Seharusnya semua lapisan masyarakat berhak menikmatinya tanpa kecuali."

"Jujur, aku sangat prihatin terhadap masyarakat di negara itu. Sebagian besar dari mereka masih hidup di bawah garis kemiskinan, tapi pemerintah di sana, terutama presidennya sangat boros membelanjakan anggaran belanja negara."

"Alhasil, pajak di negara itu kian diperluas dan masyarakatnya semakin hidup susah."

"Idealnya dengan kekayaan alam mereka yang sangat besar seperti itu, tidak ada pajak di sana."

"Dan, seharusnya mereka hidup bahagia.Tapi, malah sebaliknya."

***

Tuesday, August 18, 2026

Bantuan Luar Negeri Ditolak, Pajak Diterima

 

Ilustrasi Pixabay 

"Kudengar Presiden Jo Pang On menolak bantuan dari negara-negara lain terkait gempa di wilayahnya."

"Seharusnya diterima saja. Menolak dengan alasan apa pun tidak dibenarkan dalam proses percepatan pengiriman bantuan sampai kepada para korban."

"Semakin banyak yang membantu, niscaya akan kian cepat pula para korban menerima bantuan. Mereka sangat membutuhkan makanan, minuman, obat-obatan, pakaian, dan juga tempat tinggal yang layak."

"Jika bantuan dari negara-negara lain ditolak, pastinya para korban semakin lama pula mendapatkan semua itu."

"Aku sangat prihatin dengan rakyat di Republik Jela Tang itu."

"Di sisi lain, pajak yang mencekik rakyat langsung diterima."

"Yaaah sungguh aneh memang pemikiran presiden di sana."

"Dia gemar sekali menyiksa rakyatnya sendiri."

***

Monday, August 17, 2026

Apa Manfaat Motor Listrik untuk Rakyat? Dusta Belaka!

Ilustrasi Chatgpt 

"Rakyat di sana itu tidak butuh yang muluk-muluk."

"Terpenting kebutuhan primer tercukupi dengan mudah dan murah."

"Contohnya listrik murah, air bersih mudah didapat, alat transportasi tidak dikenai pajak, bahan bakar minyak murah, kesehatan gratis, dan pendidikan tidak mahal."

"Tapi, Presiden Jum Bo Dut di Republik Gemoyanbong selalu mengatasnamakan rakyat untuk keuntungan pribadinya."

"Motor listrik salah satunya."

"Rakyat di sana dipaksa untuk segera memakai motor listrik. Jika masih menggunakan motor bensin, secara otomatis akan membayar harga bensin yang mahal. Sebab, subsidi bensin akan dipangkas secara signifikan tahun depan."

"Aku heran motor listrik yang tidak jelas di mana pabriknya itu diklaim Presiden Jum sebagai motor buatan dalam negeri."

"Ya, memang mengherankan. Tiba -tiba saja ada. Padahal sebelumnya tak pernah ada informasi tentang perusahaan motor listrik di negara itu. Seandainya ada, pastilah Presiden Jum akan meresmikannya dengan mengundang banyak media. Bukankah dia suka sekali disorot kamera? Nah masa sih momen peresmian motor dalam negeri tidak dirayakan olehnya?"

"Agaknya itu sama dengan mobil Tamar 30 tahun lalu. Kita pernah menduganya sebagai mobil buatan dalam negeri mereka. Ternyata mobil-mobil tersebut diproduksi di Korea Selatan dan diimpor tanpa cukai sampai di negeri berjuluk Terong Ungu itu."

"Lalu setelah tiba di sana langsung ditempeli stiker khas negara mereka."

"O iya, kembali ke pemangkasan subsidi bensin, menurutku itu sangat kejam. Rakyat dipaksa membeli, baik tukar tambah, maupun beli murni motor listrik tersebut."

"Itu memaksa rakyat mengeluarkan uang besar.  Padahal rakyat tak butuh motor listrik. Rakyat hanya butuh motor yang sudah mereka miliki dengan bensin yang mudah didapatkan dan murah harganya."

"Dan, keuntungan motor listrik itu hanya untuk Presiden Jum. Dia dapat komisi penjualan dari perusahaan asing dan uang hasil pemangkasan subsidi bensin.

"Oh beruntunglah kita punya presiden yang tidak seperti dirinya. Bapak Prof. Dr. Haji Makmuriyah, M.Sc., memang dahsyat."

"Beliau mirip Presiden Recep Tayyip Erdogan yang lebih mengutamakan kemajuan bangsanya daripada dirinya sendiri."

***

Sunday, August 16, 2026

Legenda Presiden yang Rajin Berbohong dan Tidak Suka Menabung

Ilustrasi Chatgpt 

Di mana pun dia berada, pembohongan dan pemborosan selalu menjadi perhiasan baginya. 

Begitulah kisah umum seorang presiden yang memimpin Republik Kor Ban Nya. Sebuah negara miskin yang semula merupakan kerajaan monarki absolut terbesar di kawasan itu. 

Ya, setelah sang raja tumbang, maka seluruh keluarganya diusir dari istana dan sistem pemerintahan segera diubah. Lalu, melalui pemilihan presiden secara langsung oleh rakyat, seseorang bernama Lu Lang La meraih suara terbanyak. 

Pria bertubuh gemuk dengan jalan sedikit pincang itu pun segera naik tahta sebagai presiden di sana. Dialah presiden yang gemar berbohong dan tidak suka menabung.

Entah bagaimana ceritanya banyak rakyat memilihnya. Padahal sewaktu masih menjadi bawahan raja, dirinya pernah ingin melakukan kudeta. Bahkan, sebelumnya lagi dia pernah memerintahkan pembantaian massal di salah satu wilayah bekas kerajaan.

Para pengamat khawatir dia akan melakukan hal-hal jahat terhadap rakyat. Setidaknya mempraktikkan kebohongan demi kebohongan dan pemborosan di mana-mana. Dan benar saja, demi keuntungan pribadi, Presiden Lu Lang La terus saja membohongi rakyatnya. Sebutlah contohnya Program Mendapatkan Betok Gratis (MBG), dirinya terus saja mengatakan bahwa itu demi rakyat. Padahal demi pencitraan dirinya agar bisa terpilih kembali sebagai presiden untuk periode keduanya.

"Saya tidak rela rakyat kelaparan karena tidak memiliki lauk. Itulah sebabnya rakyat harus mendapatkan lauk berupa ikan betok secara gratis. Bagi yang tidak setuju dengan program ini, silakan kabur saja ke Yaman!" tegasnya dalam pidato tiga jam nonstop di Istana Negara, Jumat (7/9/5000). 

Program lauk ini menelan dana besar. Anggaran belanja negara dikuras habis hingga utang kepada luar negeri dan pajak rakyat kian membesar. Bahkan, anggaran yang seyogyanya untuk hal-hal di sektor lain diambil demi keberlangsungan MBG. Sebutlah di sektor kesehatan dan pendidikan. Ini sungguh pemborosan anggaran belanja negara. 

Demonstrasi demi demonstrasi terus digelar di sana. Tapi, sang presiden tidak peduli derita rakyatnya. Dia selalu saja memuji-muji dirinya sendiri dengan menilai baik segala langkahnya sebagai presiden. 

***


Saturday, August 15, 2026

Pemerintah Gagal, Terbanglah Dokter dan Ambulan

 

Ilustrasi Chatgpt 

"Di Negara Republik Re Kap Yui sedang ramai diperbincangkan soal dokter dan ambulan terbang. Apa pendapatmu?"

"Kegagalan."

"Kegagalan?"

"Poinnya itu. Kita bisa mempertanyakan mengapa terbang? Mengapa tidak terbang?"

"Keduanya bertentangan."

"Ya, benar katamu. Terbang berarti di darat tidak ada jalan yang bagus. Sebaliknya, kalau ada jalan yang dicita-citakan, tentu saja untuk apa terbang? Ongkos terbang lebih tinggi daripada tidak."

"Betul-betul."

"Selain itu, mengapa terbang? Karena di sana--di daerah terpencil--tidak ada tempat untuk berobat. Ini kegagalan juga. Jadi, ada dua kegagalan pemerintah. Pertama, gagal menyediakan jalan yang bagus. Kedua, gagal dalam layanan kesehatan."

"Iya. Idealnya pemerintah wajib menyediakan jalan yang bagus dan pendirian rumah sakit yang memadai untuk rakyat di pedalaman."

"Sayangnya, keidealan yang diharapkan itu tak kunjung dipenuhi pemerintah. Dengan kata lain pemerintah gagal menyejahterakan rakyat secara keseluruhan. Selama ini hanya kota dan kota yang dibangun di negara tersebut. Fokus pemerintah terlalu dibatasi oleh tempat yang ramai penduduknya dan abai terhadap area pedesaan."

***