Sunday, August 2, 2026

Rakyat Dia Musuhi, KOK Ingin Jadi Mediator Dua Negara yang Berseteru?

Presiden Republik Pajakiya: Chatgpt 

"Eh kamu denger ga soal presiden tetangga kita ingin menjadi mediator untuk mendamaikan dua negara yang sedang berkonflik?"

"Kemarin sih aku dengernya dia siap menjadi penengah dalam konflik kedua negara yang berbeda haluan itu."

"Gimana menurutmu?"

"Ha ha ha mana bisa?"

"Bener banget. Negara sebesar kita saja tidak mau ikut campur urusan keduanya. Itu konflik yang pelik sekali."

"Konflik berkepanjangan."

"Sudah puluhan tahun."

"Dan, memang dipelihara oleh dua blok besar sebagai perang proxy."

"Dari sanalah negara-negara besar bisa melihat capaian persenjataan masing-masing."

"Jadi, mana mungkin presiden negara tetangga kita itu bisa mendamaikan keduanya. Lebih baik dirinya fokus pada utang negaranya dan juga rakyatnya yang masih banyak hidup di bawah garis kemiskinan."

"Nah itu baru benar. Utang dan rakyat. Bicara soal rakyatnya, dia sendiri bermasalah. Dirinya tidak prorakyat. Dia memusuhi rakyatnya sendiri. Rakyatnya sedang kesusahan malah dia ledek dengan nyinyiran jahat. Benar-benar parah."

"Seorang presiden yang memusuhi rakyatnya sendiri kok mau jadi mediator untuk mendamaikan dua negara yang berkonflik. Yang dikhawatirkan adalah, konflik kedua negara tersebut malah kian memanas dengan keberadaannya di sana."

"Sungguh bencana besar bagi rakyat di Negara Republik Pajakiya memiliki seorang presiden seperti itu."

***

Demonstrasi= Reaksi, maka Tidak Ada yang Membayar

Ilustrasi Chatgpt 

"Presiden Tugedebug selalu memfitnah para demonstran murni itu dibayar."

"Dia mengarang cerita bahwa dirinya tahu siapa yang membayar para demonstran di sana."

"Itu untuk membohongi masyarakat agar dirinya selalu terkesan berhasil dalam segala kebijakan-kebijakan pemerintahannya."

"Ya, dengan fitnah tersebut dia ingin masyarakat berpikiran bahwa demonstrasi bukanlah reaksi atas kegagalannya."

"Tapi, masyarakat di sana sudah cerdas. Mereka tahu bahwasannya demonstrasi yang dilakukan para mahasiswa dan beberapa kalangan, seperti tukang ojek merupakan reaksi atas gagalnya Presiden Tugedebug dalam menyejahterakan rakyat."

"Defisitnya anggaran, jatuhnya nilai mata uang negara mereka, juga kian memuncaknya utang, dan perluasan pajak hingga menyasar masyarakat bawah, adalah buktinya kegagalan sang presiden yang nyata.

"Jadi, sia-sia saja dirinya melemparkan isu bahwa dia tahu siapa yang membayar para jutaan demonstran."

"Menurutku, presiden gendut itu cara berpikirnya sangat kuno."

"Benar. Dirinya masih berpikir bahwa masyarakat di sana saat ini sama dengan masyarakat waktu dirinya masih muda."

"Padahal pikiran masyarakat di negara tersebut sudah berada di tengah-tengah informasi digital sehingga bisa melihat fenomena nyata dari waktu ke waktu secara cepat."

"Kalau seperti itu terus, aku yakin dirinya sebentar lagi akan tumbang meskipun ia didukung asing dari negara-negara maju."

"Para pemimpin negara maju pasti akan mencari orang lain yang lebih bisa menenangkan rakyat di negara itu agar tercipta tatanan kehidupan yang mereka inginkan di sana."

"Tatanan yang menguntungkan mereka."

"Tepat sekali."

"Minimal sekali mereka akan mencari orang yang tidak hobi berpidato asal bunyi."

"Ha ha ha ha. Pidato Presiden Tugedebug memang bikin ketawa. Dia seharusnya bukan jadi presiden, melainkan pelawak yang menghibur banyak orang."

"Aku berharap dirinya segera turun dari kursi presiden dan segera menjadi pelawak sejati seperti Mr. Bean."

***

Demo dan Demo Besar di Negara Tetangga

Ilustrasi Chatgpt 

"Yaaaah, bagaimana rakyat di sana ngga demo, presidennya aja asal bunyi kalau ngomong. Benar ga?"

"Selain itu, yang dia disebut sebagai kebijakan pemerintah, sungguh menyiksa rakyatnya."

"Oh benar sekali. Program minum bir gratis, misalnya, sangat menguras anggaran belanja negara itu."

"Pendirian Koperasi Buah Bibir juga sama. Keduanya menguras anggaran belanja yang sebenarnya harus dihemat."

"Kata 'hemat' sangat jauh dari jiwa presiden mereka. Yang ada adalah kata 'boros'. Sungguh sangat disayangkan."

"Padahal negara mereka termasuk kategori negara kaya utang."

"Dan, yang punya utang pastilah miskin. Jika kaya, ngapain ngutang?"

"Di situlah titik munculnya api perlawanan rakyat kepada penguasa mereka di negara tersebut."

"Betul banget. Semua utang yang digunakan untuk pemborosan itu, rakyat lah yang membayarnya dengan pajak. Saking miskinnya, pemerintah di sana memburu rakyat yang belum membayar pajak."

"Kehidupan rakyat di sana bak gambaran kehidupan di neraka. Lebih parah daripada saat leluhur mereka dijajah bangsa lain."

"Sebagian rakyat di sana sampai meminta keturunan para penjajah masa lalu itu kembali melanjutkan penjajahan di sana."

"Artinya, rakyat di Negara Cincin Cincin itu sudah benar-benar frustasi."

"Sungguh kasihan mereka yang hidup di bawah presiden super zalim."

"Dan, aku pikir demonstrasi akan semakin besar di sana."

"Sangat berpotensi menjelma revolusi yang dahsyat."

***

Friday, July 31, 2026

Presiden: Tentara dan Polisi Wajib Merawat Rumah dan Toko Rakyat!

 

Ilustrasi Chatgpt 

"Sodara-Sodara! Pemegang kekuasaan tertinggi adalah rakyat. Mereka sudah bayar pajak. Jadi mereka adalah raja. Tentara dan polisi merupakan abdi rakyat. Maka, tugas tentara dan polisi melayani rakyat termasuk merawat rumah dan toko mereka!" Presiden dengan tegas mengatakannya di hadapan para menteri dan wakil menteri di Istana Negara.

Ini menjadi tugas baru bagi kedua institusi tersebut. Dan, sejak saat itu para tentara dan polisi terjun langsung ke lapangan. Setibanya di rumah dan toko rakyat, mereka segera merawat satu per satu tanpa kenal lelah. 

Itu mereka lakukan setiap hari. Mulai dari mencabut rerumputan liar di halaman, menyapu hingga bersih, mengepel lantai, mengecat dinding yang kusam, hingga mengganti atap rumah dan toko dengan ijuk.

Bahkan, ketika ada petugas koperasi biru kuning hendak menghancurkan sebuah toko kelontong terkait Aturan B, tentara dan polisi langsung menembak mati para petugas tersebut di tempat. 

Sekadar informasi tambahan, Aturan B atau sering disebut AB Mix merupakan sebuah aturan khusus bahwa tidak boleh berdiri toko kelontong dalam jarak 1 kilometer dari koperasi biru kuning. Aturan tersebut dikeluarkan langsung berdasarkan peraturan presiden di Negara Moyndut itu. 

Melihat kinerja tentara dan polisi yang luar biasa di lapangan, presiden mereka yang bernama Atir Rahaj itu pun langsung menaikan tunjangan kinerja (tukin) di dua institusi tersebut hingga 500 persen. 


Survei IKN: Kepuasan Publik terhadap Presiden Tembus 158%

 

Ilustrasi Chatgpt 

Setelah melakukan survei nasional, Ikatan Kerja Nasional mewartakan bahwa hasilnya sungguh memukau hati. Angkanya begitu sangat fantastis. Benar-benar di luar logika.

Pada semester pertama 2026, tingkat kepuasan masyarakat terhadap Presiden Pascabawang Sebatang mencapai 158%. Angka itu membuat hampir semua orang bertanya-tanya, dari mana 58% itu didapatkan. Sebagian pihak berpendapat kelebihan angka tersebut diperoleh dari para makhluk astral yang juga ikut mendaftar sebagai responden sukarela. 

Sementara itu, sama sekali tidak ada responden yang menyatakan tidak puas. 

Direktur Eksekutif IKN, Dr. Kudapan Siang Eng, M.Si, mengatakan tingkat kepuasan publik itu sangat erat kaitannya dengan kebijakan pemerintah, terlebih janji-janji yang masih menjadi harapan banyak orang. Tingginya rasa penasaran publik itulah yang membuat mereka puas. Masyarakat menjadi sangat senang dengan narasi sang presiden dan mereka menanti-nanti akhir ceritanya akan seperti apa. 

Mengenai waktu pelaksanaan, survei ini dilakukan pada 15 sampai dengan 31 Juli 2026. Responden yang dilibatkan berasal dari seluruh provinsi yang ada di Republik Youngda. Mereka diwawancarai tatap muka langsung dan juga digunakan verifikasi digital.


Orang Indonesia Adalah Manusia Berkemajuan yang Rajin! Percayakah?

 

Sumber gambar: Wikipedia 

Terkadang terdengar selentingan, "Orang Indonesia malas." Benarkah? Kalau memang malas, lalu malas dalam hal apa? Malas belajar Berarti rajin tidak belajar. Malas berolahraga? Artinya rajin mager. Tapi, bukan hal demikian yang akan dibahas dalam artikel pendek ini.

Lantas? 

Membahas yang benar-benar rajin untuk menjadi maju. Benar, rajin belajar, rajin bekerja, dan rajin-rajin positif lainnya. Sudahkah dilakukan orang Indonesia? Jawabnya sudah. Buktinya? Salah satunya adalah orang-orang Indonesia di Muhammadiyah.

Organisasi terkaya di Indonesia ini sudah membuktikan kiprahnya yang luar biasa. Bukan hanya di Indonesia dengan seabrek keistimewaannya, tetapi juga di luar negeri. 

Sebutlah misalnya pembelian gereja-gereja di Eropa untuk dijadikan masjid. Begitu pula dalam dunia pendidikan di luar negeri. Dan, yang terbaru, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia resmi menjadi organisasi Indonesia pertama yang diterima sebagai anggota Muslim Council of Britain (MCB). 

Nah, MCB ini merupakan lembaga independen dan menjadi payung muslim terbesar yang menaungi lebih daripada 500 masjid, lembaga pendidikan, badan amal, serta organisasi profesi muslim di Britania Raya.

Dengan diterimanya Muhammadiyah di MCB, maka menjadi sebuah pengakuan atas kiprah dakwah orang-orang Indonesia di tingkat internasional. 

Dengan bukti di atas, masihkah orang Indonesia disebut malas? 


Thursday, July 30, 2026

Kopdes Jauh dari Permukiman untuk Melindungi Toko Kelontong?

 

Ilustrasi Pixabay 

Entah benar atau tidak, berembus informasi bahwa tidak boleh ada toko kelontong dalam jarak radius 2 kilometer dari koperasi desa merah putih (KDMP) milik pemerintah. 

Itu sungguh sangat ironi karena yang diharapkan adalah dukungan pemerintah terhadap usaha kecil dan menengah. Bukan malah sebaliknya. 

Nah, memperhatikan regulasi itu, mungkin orang-orang yang ditugasi mendirikan KDMP merasa iba. Mereka prihatin terhadap nasib rakyat kecil kala perekonomian sedang tidak baik-baik saja.

Itulah sebabnya, ada kemungkinan orang-orang baik ini sengaja memilih area pendirian KDMP jauh dari permukiman warga. Ya, lebih daripada 2 kilometer. Ada yang di lereng gunung, dan tengah hutan, misalnya. Dengan demikian, maka toko-toko kelontong tetap aman. Para pelaku usaha tersebut pun bebas beroperasi dengan leluasa. 

Tapi, dugaan di atas tidaklah pasti benar. Namun dengan melihat fenomena di lapangan, lokasi-lokasi KDMP yang seperti itu sungguh sangatlah strategis untuk tumbuh kembangnya toko-toko kelontong di Indonesia.