![]() |
| Ilustrasi: Chatgpt |
Apakah kerugian yang ditanggung pengguna listrik PLN merupakan bagian dari upaya menyejahterakan rakyat? Sebutlah peternak yang mengalami kerugian hingga Rp250 juta akibat lima ribu ayamnya mati saat listrik padam, misalnya. Ini sungguh sangat memperihatinkan.
Entah apa pun alasannya, pemadaman listrik idealnya tidaklah setiap hari. Terlebih durasinya lebih daripada lima jam nonstop. Ini sangat merugikan rakyat pengguna listrik PLN.
Alih-alih untuk menyejahterakan rakyat, pemadaman listrik di Kalimantan Selatan menjadi penyebab rakyat kian sengsara di tengah badai PHK, melemahnya nilai tukar rupiah, mahalnya barang dan jasa, serta kesulitan ekonomi lainnya.
Lantas adakah solusi pemerintah pusat terhadap kondisi di Kalimantan Selatan?
Jika pertanyaannya demikian, hingga saat ini belum terlihat gebrakan hebat untuk mendorong usaha penghentian pemadaman listrik tersebut. Yang jelas terlihat hanyalah seputar program makan bergizi gratis dan koperasi desa merah putih.









0 comments:
Post a Comment