Friday, October 2, 2026

Kecerdasan Intelektual Tak Cukup "Menumbangkan" Kezaliman

 

Ilustrasi Pixabay 

"Selamanya, jika hanya mengandalkan kecerdasan intelektual, tak akan cukup menumbangkan kezaliman pemerintah."

"Diperlukan kekuatan besar yang ditunjang kekayaan, kesatuan, kecerdasan lengkap, dan yang tak kalah pentingnya berupa kepercayaan satu sama lainnya."

"Ya, banyak orang yang hanya cerdas dari segi intelektual menjadi pendukung kezaliman. Sebutlah yang terjadi di Republik Ka Han Dak. Ada seorang yang dinilai berintelektual tinggi dan sudah bertahun-tahun menjadi oposisi, akan tetapi, di akhir-akhir hidupnya, dia malah mendukung pemerintah zalim di sana. Dan, fia pun mendapatkan kebahagiaan dengan dilantik menjadi anggota dewan kebersihan halaman istana."

"Hanyyaaaa dia memilih hidup enak. Aaaah, di tangannya pasti halaman istana sang presiden menjadi kinclong berkilau karena jilatanya yang beracun."

"Ha ha ha ha."

***

0 comments: