Monday, September 14, 2026

Ganti Menteri Jutaan Kali Tidak Ada Gunanya

 

Ilustrasi Chatgpt 

"Kalau di negara yang sudah dikuasai negara lain, ganti menteri jutaan kali tidak ada gunanya."

"Kecuali, negara itu mandiri yang bisa menentukan arah kebijakan sendiri."

"Ya, dalam kaitannya dengan ganti-ganti menteri, sebenarnya masalah utamanya bukan kualitas menterinya yang jelek, melainkan bagaimana bisa seorang menteri melawan atasannya sendiri yang buruk?"

"Dan, pemecatan atau pencopotan seorang menteri dalam situasi yang demikian itu biasanya dikarenakan si menteri bersangkutan melawan ketidakbenaran atasannya."

"Dengan kata lain, semua program yang dijalankan harus sesuai perintah sang bos besar, yakni presiden penjajah itu."

"Contohnya Republik Cu Ek In yang berada di bawah kendali Presiden Si Jin Jit dari Republik Pit Ta Ma."

"Benar. Segala yang ada di Republik Cu Ek In diatur oleh Presiden Si Jin Jit yang menjadi bos besarnya."

"Kesimpulannya, merdeka dulu deh, barulah di sana itu akan diperoleh kemakmuran bersama."

"Pertanyaannya, kapan negara tersebut merdeka? Atau apakah bisa merdeka?"

"Agaknya hanya harapan. Sebab, orang-orang yang menjadi politikus di sana kebanyakan adalah orang-orang keji. Mereka egois. Bagi mereka, asalkan pendapatan lancar dengan menjadi pengkhianat, dijajah selamanya pun tak masalah."

***

0 comments: