![]() |
| Ilustrasi: Pixabay |
Presiden tak pernah salah. Dia adalah wakil Tuhan di dunia. Begitulah kira-kira perkataan yang diimani masyarakat di Negara Batuhijau. Sebuah negeri yang subur dan kaya sumber daya alam. Di sana berlimpah batu bara, minyak bumi, nikel,.emas, timah, dan aneka kekayaan lainnya.
Meski begitu, sangat disayangkan masih banyak rakyatnya yang hidup di bawah garis kemiskinan. Para kuli bangunan, pemulung, penarik becak, dan para penjual dagangan kecil, misalnya, masih jauh dari kata sejahtera. Sedang para pejabatnya hidup glamor, terlebih presiden yang sedang berkuasa.
Keglamoran itu sebagian dari hasil korupsi yang menjamur di sana. Ya, mulai tingkat RT hingga orang nomor satu di negeri berjuluk Bintang Mega tersebut. O iya, yang mereka korupsi sebenarnya belumlah dari semua kekayaan alamnya. Sebab, sebagian besar kekayaan mereka dikuasai beberapa negara lain.
Dan, setiap kali presiden korupsi, dia tidak langsung melakukannya. Para pejabat di bawahnya, yakni para menteri lah yang menjadi praktisi tindak kejahatan tersebut. Karena itulah, yang ditangkap dan dipenjara bukanlah sang presiden. Dirinya selalu dicitrakan sebagai orang baik, jujur, dan bermartabat. Bisa dikatakan dosa presiden ditanggung para menteri.
***









0 comments:
Post a Comment