Saturday, May 23, 2026

Gaji Guru Honorer Kecil, tapi Gaji yang Lain Besar

 

Ilustrasi: Pixabay 

"Sedang ngapain, Mir?"

"Baca berita."

"Soal apa?"

"Gaji guru kecil."

"Honorer?"

"Di sini ga disebutin sih."

"Cuma ditulis guru gitu?"

"Ya."

"Kayaknya itu yang masih honorer deh Soalnya kalo yang udah pegawai negeri sipil udah besar, apalagi ditambah tunjungan sertifikasi dan tunjangan nilainya."

"Sepertinya emang gitu."

"Lalu apa lagi katanya?"

"Di berita ini dikutip kata-kata Presiden Prabowo yang menyebutkan bahwa gaji guru kecil karena kekayaan Indonesia bocor ke luar negeri hingga 343 miliar dolar AS selama 22 tahun dari 2004 sampai dengan 2026. Tapi, ada yang membuatku bingung."

"Pada bagian mananya?"

"Pada kebocoran yang masih terjadi, yakni setelah pak Prabowo jadi presiden, pemerintah menaikkan gaji para hakim dan juga membuat beragam program yang menelan begitu banyak rupiah, tapi gaji guru termasuk yang honorer tidak naik?"

"Iya sih. Itu memang membingungkan. Logikanya kalau memang kebocoran masih terjadi, pemerintah harus menghemat anggaran belanja negara. Idealnya, sama sekali tidak menaikkan gaji pegawai apa pun termasuk para hakim. Juga tidak menjalankan program dengan dana raksasa seperti makan bergizi gratis (MBG)."

"Berarti, pemerintah tebang pilih. Gaji guru tidak naik, sedangkan gaji pegawai lainnya dinaikkan dan ada pemborosan anggaran negara dalam beragam program tersebut."

"Benar sekali katamu."

Beberapa waktu kemudian keduanya tampak mematung di bawah pohon beringin tua dekat jembatan kayu bercat sewarna laut dalam. 

0 comments: