![]() |
| Ilustrasi Chatgpt |
"Kabut asap pasti bahagia."
"Bahagia?"
"Ya."
"Kok bisa begitu?"
"Sebab perlawanan pemerintah sono sekadar tenaga dan waktu tanpa ada pemadaman yang canggih."
"Oh maksudmu di negara tetangga kita."
Selly menangguk.
"Entah kapan pemerintah di negara tersebut dewasa? Terlebih presiden yang saat ini berkuasa sungguh sangat kekanak-kanakan."
"Maklumlah presidennya sudah tua sekali, 'kan? Jadi, sifatnya susah kembali ke masa kanak-kanak. Segala yang keluar darinya pastilah lucu dan menggemaskan."
"Ya sih. Bukannya menggunakan pesawat pemadam api yang canggih, eh dia malah main-main dengan api. Mengerahkan penerjun payung di titik api, misalnya, sungguh tidak ideal dalam upaya memadamkan apinya."
"Begitu pula perintah melakukan penelitian terhadap tepung singkong untuk solusi pemadaman api di hutan mereka, itu memakan waktu. Padahal api harus segera dipadamkan."
"Dan, benar apinya pasti bahagia karena pemerintah di Negara Republik Bulakaf tidak serius memadamkannya.'
***









0 comments:
Post a Comment