Wednesday, May 1, 2019

Ratusan Petugas KPPS Gugur, Prabowo Berharap akan Terungkap Apa yang Terjadi Sebenarnya




Berbelasungkawa dan turut prihatin atas gugurnya para pejuang yang tergabung dalam Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menjadi simpati dan empati kita bersama termasuk Prabowo Subianto.

Tercatat sebanyak 382 petugas KPPS telah gugur demi menjalankan tugas mereka. Jika diperhatikan, tragedi memilukan inj mengingatkan kita pada kerja paksa era Pemerintahan Kolonial Belanda atau Jepang dulu. Waktu itu pribumi dipaksa bekerja siang—malam hingga kelelahan, kehausan, kelaparan sehingga kekurangan gizi dan daya tahan tubuh mereka melemah, akhirnya jatuh sakit dan banyak yang wafat.

Tapi, apakah perlakuan buruk itu juga dialami Petugas KPPS di era sekarang? Ini adalah perntayaan yang sangat serius.

Berkaitan dengan kondisi di lapangan seperti itu, selain berbelasungkawa dan prihatin,  Prabowo Subianto merasa heran dan bertanya-tanya mengenai hal tersebut. Sebab, dilihat dari jejak sejarah, selama Indonesia menyelenggarakan pemilu, baru kali inilah ratusan petugas KPPS berguguran pascapencoblosan.

Bahkan, menurut para dokter kejadian meninggal ini kurang masuk akal.

Itulah sebabnya, dirinya berharap nanti akan terungkap apa yang terjadi sebenarnya berkaitan dengan gugurnya ratusan petugas KPPS ini.

0 comments: