![]() |
| Ilustrasi: Pixabay |
Ini benar-benar seperti gelaran akbar sepak bola piala dunia. Kesebelasan-kesebelasan besar saling sikat memperebutkan piala rutin empat tahun sekali.
Anehnya, kesebelasan yang didukung pemerintah selalu kalah. Padahal mereka mendapatkan dukungan dana yang luar biasa. Bahkan, mereka tidak mendapatkan "gangguan" dari aparat keamanan. Waaaah! Kok bisa?
Agaknya hal itu dikarenakan kurangnya pendidikan dan pengajaran dari pemerintah kepada mereka. Maklum, massa kesebelasan karbitan memang selalu demikian. Sedang para demonstran sejati.yang tidak dibayar adalah para pahlawan yang terlatih di medan pertempuran.
Dan kalau dipikir-pikir, menyediakan massa demonstran atau kesebelasan karbitan sangatlah merugikan dari sisi keuangan negara yang didapatkan dari pajak rakyat. Uang dari keringat rakyat mereka hambur-hamburkan untuk hal yang sungguh tidak bermanfaat. Ya, tidak bermanfaat bagi mereka (kalah di pertempuran) dan tidak bermanfaat bagi rakyat.
Agaknya sudah saatnya para politikus sadar bahwa ini adalah dunia. Semua akan berakhir seiring habisnya jatah kehidupan masing-masing di alam yang fana ini Jadi, ayolah bekerja untuk rakyat. Benar, untuk rakyat. Untuk rakyat!









0 comments:
Post a Comment