![]() |
| Ilustrasi: Pixabay |
"Ha ha ha ha ya iyalah tahu. Dia sendiri orangnya yang mendanai demo-demo itu."
"Demo-demo nggak mutu. Bayarannya juga nggak berkelas banget."
"Hanya dikasih 100 rebo, susu, roti, ama wajan."
"Katanya kaya, tapi pelit."
"Kalau nggak pelit, mana mungkin dia kaya."
"Saat kaya bisanya nyusahin rakyat saja."
"Padahal usianya dah tua."
"Tua banget malah."
"Tapi, dia doyanmya ama pria-pria muda yang ganteng."
"Hadeeeuh jeruk ketemu jeruk."
"Dia jeruk jenis apaan ya?"
"Jeruk keprok kayaknya."
"Padahal ada pepatah mengatakan, 'Semakin tua, jeruk kian berkhasiat.'. Nah, kalau dia malah sebaliknya."
"Udah gitu, dia bilang nggak mikirin jeritan rakyatnya lagi. Dosa apa ya kita punya presiden kayak dia."
"Ini ujian. Suatu waktu kelak, seluruh rakyat Negara Kerak Langit termasuk kita berdua pasti akan terlepas dari penjajahan yang dia lakukan."
***









0 comments:
Post a Comment