Friday, May 22, 2026

Presiden Bernurani Pasti Menolak Zionisme

Ilustrasi: Pixabay 

Ya, meski seorang penganut Yahudi sekalipun, pastilah presiden tersebut menolak gerakan politik zionis. Sebab, Zionisme sama sekali tidak bernurani dan juga tidak mewakili orang Yahudi. Gerakan politik ini banyak dipengaruhi imperialisme Eropa. Itulah sebabnya, bisa dikatakan orang-orang zionis merupakan para penjajah perebut tanah bangsa lain secara permanen dan sangat kejam.

Nah pertanyaannya, bagaimana kalau ada seorang presiden yang dikenal sebagai seorang muslim, tetapi mendukung Zionisme? 

Mungkin banyak orang berpikir mustahil seperti itu. Namun, faktanya ada. Bahkan, presiden tersebut menjamin keamanan Israel (negara zionis). 

Atau, mungkinkah diam-diam dirinya seorang Yahudi yang sekaligus juga bagian dari Zionisme seperti Presiden Benyamin Netanyahu? 

Kemungkinan apa pun bisa jadi benar adanya. Yang pasti, dirinya tak bernurani. Bagaimana bernuranii? Jelas-jelas Israel menjajah Palestina dengan sangat kejam malah dia dukung. 

Ini jauh berbeda dengan Presiden Korea Selatan yang begitu mendukung penuh penangkapan Presiden Israel, Benyamin Netanyahu. 

Sebagai seorang presiden, Lee Jae-myung tak habis pikir, bagaimana bisa Israel menyita, menangkap, dan menahan kapal negara ketiga yang membawa relawan termasuk warga Korea Selatan yang bermaksud mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina. 

Sekadar informasi tambahan, tentara Israel menangkap para relawan armada bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang di dalamnya juga ada warga negara Korea Selatan dan Indonesia saat mereka menuju Gaza antara tanggal 18--20 Mei 2026. 

0 comments: