Thursday, March 19, 2026

Board Of Peace Adalah Program Gila

Ilustrasi: Pixabay

Kegilaan Donald Trump agaknya tak jauh berbeda dengan kegilaan presiden-presiden lainnya yang menindas Bangsa Arab Palestina. Mereka mengirimkan persenjataan dan uang segar kepada Israel untuk menyiksa orang-orang di Gaza khususnya. Ya, selebihnya di Tepi Barat dan juga di Yerusalem. 

Bisa dikatakan bahwa Israel merupakan "tukang pukul" mereka. Segala demontrasi yang menyuarakan penghentian serangan Israel tersebut selalu ditekan di negara yang mereka pimpin. Para demonstran selalu mendapatkan kesakitan. Bukan hanya demonstran pria, wanita-wanita penyuara kemanusiaan itu tak luput dari cengkeraman apatrat barat dan Amerika Serikat. 

Lalu, anehnya Donald Trump membentuk Board Of Peace (BOP). Alasannya untuk perdamaian antara Palestina dan Israel. Ini gila! Mana mungkin orang yang memimpin "negara pencipta perang" di Palestina tiba-tiba berlaku demikian? Kalau ingin perdamaian di Gaza, misalnya, maka cukup tekan tombol "HENTIKAN PERANG". Yakni dengan secara tegas memerintah Israel untuk tidak menyerang Palestina dan tidak lagi mengirimkan bantuan militer sekecil apa pun kepada bangsa Zionis itu. SELESAI! 

Dan, yang anehnya lagi, Indonesia turut aktif dalam  BOP. Untungnya apa untuk negeri khatulistiwa ini? Yang ada adalah kerugian karena salah langkah. Sebutlah salah satu kerugian itu seperti, uang Indonesia sebesar 17 trilyun yang tentunya dari pajak rakyat sudah dimanfaatkan Donald Trump untuk hal gilanya itu. Padahal Indonesia masih sangat memerlukan uang. Rakyat masih banyak yang miskin. Tapi, oh! 


0 comments: