Sunday, February 1, 2026

Sudahkah Makan Bergizi Gratis Dievaluasi?

 

Ilustrasi: Pixabay

Tentu saja evaluasi yang dimaksud bukan sekadar apakah peserta didik sudah gemuk atau masih kurus. Akan tetapi, lebih daripada itu. Jika sebatas ukuran fisik, sangatlah tragis karena dana yang dikeluarkan sudah mencapai ratusan trilyun rupiah. Seandainya dana itu dipakai untuk memperbaiki jalan dan gedung sekolah yang rusak, misalnya, maka pastilah jelas manfaatnya. Atau untuk membel beragam buku dan komputer sekolah, sangatlah luar biasa kegunaannya 

Makan bergizi gratis atau disingkat MBG, idealnya membuahkan hasil-hasil cemerlang. Sebutlah beberapa hasilnya seperti, peserta didik menjadi lebih cerdas, lebih gesit, lebih semangat, lebih berakhlak mulia, dan lebih bermartabat. Hal yang paling mudah diketahui adalah, kecerdasan penerima MBG. Dalam hal ini guru lah yang menjadi evaluator terbaik. 

Mereka bisa menilai bagaimana kecerdasan peserta didik dari hari ke hari. Ya, baik kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, sosial, maupun kecerdasan-kecerdasan lainnya. Para guru bisa membandingkan antara kecerdasan-kecerdasan tersebut ketika sebelum dan sesudah adanya MBG. 

Nah, kembali ke pertanyaan pada judul di atas, sudahkah evalusi itu dilakukan?