![]() |
| Ilustrasi: Pixabay |
Dalam percaturan dunia, terutama terkait kepentingan elit global, perlu kehati-hatian. Apalagi jika yang memuji sangat terkenal gemar mencari untung.
Akhir-akhir ini Presiden Prabowo Subianto kerap melakukan kunjungan di luar negeri. Dalam hubungannya dengan hal tersebut, para elit global, seperti Donald Trump tak malu-malu memujinya. Dirinya diperlakukan bak anak emas di dunia internasional.
Dilihat secara kasat mata, tentu saja itu sangatlah baik. Sebutlah Bill Gates yang terlibat dalam pendanaan Makan Bergizi Gratis. Akan tetapi, sudahkah pemerintah Indonesia mempelajari trik-trik jitu para elit global ini?
Sudah menjadi rahasia umum bahwa ada. udang di balik batu. Ya, tak ada yang namanya gratis bagi para pengusaha dan politisi raksasa. Ada harga yang harus dibayarkan atas kebaikan mereka. Sebutlah soal Bill Gates tadi, negara kita harus ikhlas menjadi uji coba vaksin buatan perusahaannya.
Begitu pula dengan kebaikan dan pujian Donald Trump, Indonesia harus ikhlas menyetor uang belasan triliun demi "keamanan" Israel. Padahal kita sangat memerlukan anggaran besar pula untuk memakmurkan seluruh rakyat.
Mungkin bisa jadi benar perkataan sebagian orang bahwa Presiden Prabowo Subianto sedang menggalang kekuatan barat untuk melawan pengaruh Republik Rakyat China di Indonesia. Terlebih saat duel capres 2029 mendatangkan melawan Gibran atau Kaesang.
Nah, apa pun itu, yang jelas Indonesia wajib menjaga kedaulatan dari segala tindakan asing. Jangan sampai negara yang kita cintai ini hanya menjadi modal bagi elit global dengan segala kepentingan mereka.









0 comments:
Post a Comment