Sunday, September 6, 2020

Istri Seorang Penyair Ditangkap, Sebuah Tragedi Memilukan

 


Ini adalah tragedi memilukan. Bermula dari sang suami yang merupakan seorang penyair kenamaan itu menyatakan dukungannya kepada gerakan prodemokrasi di Hong Kong.

Adalah penyair Wang Zang. Tepat 1 Oktober 2014 ia dan keluarganya sedang berada di rumah mereka di Beijing didatangi lebih daripada 20 orang.

Sebagiannya berseragam polisi. Mereka memaksa masuk ke dalam rumah Wang dengan menunjukkan surat perintah penggeledahan. Lalu mengobrak-abrik semua yang ada di sana. Ya, intinya mencari-cari barang yang dapat dijadikan barang bukti kejahatan. Dan, orang-orang itu akhirnya mengangkut payung biru muda, komputer, modern, juga kacamata sang penyair yang menjadi simbol gerakan payung di Hong Kong. Sementara Wang Zang pun digelandang. 

Apa yang terjadi pada Wang Zang ternyata tak berhenti sampai di situ. Dilaporkan Apple Daily, istrinya yang bernama Wang Li sekarang juga menghadapi dakwaan yang sama dengannya, menurut dokumen pengadilan.

Wang Li, juga dikenal sebagai Wang Liqin, ditangkap karena subversi pada 24 Juli dan telah ditahan di Yunnan, menurut dokumen pengadilan yang tersedia pada hari Sabtu. 

Padahal, Wang Li hanya menggunakan Twitter untuk menarik perhatian pada penahanan suaminya.

Masih dari sumber yang sama, Ni Yulan, seorang pengacara hak sipil dan teman pasangan itu, mengatakan Wang Li tidak pernah secara terbuka menyuarakan pendapat politiknya dan hanya menarik perhatian kasus suaminya setelah dia dibawa pergi.

Sementara itu, Wang Zang dan Wang Li memiliki empat anak kecil, yang saat ini dirawat oleh ibu Wang Zang.


0 comments: