Sunday, April 28, 2019

Fadli Zon Tolak Argumen Mahfud MD tentang Makna Daerah-Daerah Islam Garis Keras



Pernyataan Mahfud MD tentang Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang di daerah-daerah yang punya sejarah provinsi garis keras dalam agama sudah benar-benar menimbulkan kontroversial.

Polemik di ranah publik pun tumbuh  subur bak cendawan di musim hujan.  Begitu banyak yang mempertanyakan pemakaian istilah tendensius dan rasis "daerah Islam garis keras" yang digunakan oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Penolakan demi penolakan terhadap istilah yang disebut Mahfud MD pun datang dari berbagai kalangan. Contohnya yang terbaru datang dari Fadli Zon. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini secara terang-terangan menyebut bahwa isi kepala Mahfud MD cetek mengenai hal tersebut.

Melalui tulisan singkat di akun Twitternya, Fadli menolak argumen Mahfud MD tentang makna daerah-daerah Islam garis keras. Dalam agumennya, Mahfud menyatakan bahwa yang ia maksud dengan daerah-daerah Islam garis keras ialah tempat yang dulu terjadi pemberontakan, seperti DI/TII  Kartosuwirya di Jawa Barat, PRRI di Sumatera Barat, Gerakan Aceh Merdeka (GAM), dan DI/TII di Sulawesi Selatan.




0 comments: