Thursday, May 14, 2026

Klaim Pejabat: Berhasil, Benarkah?

 

Ilustrasi: Pixabay 

"Kamu masih ingat si Agus ga?"

"Agus yang mana ya? Soalnya nama Agus itu bejibun.Ada Agus Prabojo, Agus Sebentar, Agus Hdup Jomini, dan banyak lagi."

"Itu lho.yang dulu pacaran ama anaknya pak lurah."

"Lurah yang mana dulu? Lurah yang suka ngibul atau yang gemar jalan-jalan?"

"Bukan kedua lurah itu."

"Terus yang mana?"

"Lurah Soehanta."

"Owh iya, aku masih ingat. Ia dulu yang jadi komandan hansip di sana, 'kan?"

"Benar sekali."

"Bagaimana nasibnya.sekarang?"

"Diinya udah sukses. Udah jadi camat."

"Waaah mujur sekali nasibnya. Terakhir yang aku tahu, setelah jadi komandan hansip, dirinya  dipecat dengan tidak hormat akibat kasus kekerasan, lalu sempat kabur sampai di Bogor."

"Begitulah nasib. Tidak bisa ditebak."

"Gitu aja beritanya?"

Titik menggeleng.

"Terus apa lagi?"

"Kudengar ia tak disukai warga di kecamatan yang dipimpinnya."

"Mengapa?"

"Dirinya selalu saja mengklaim semua programnya berhasil. Padahal sebaliknya."

"Contohnya?"

"Soal koperasi yang didirikannya. Ia mengklaim bahwa koperasi itu sukses besar. Padahal nyaris tak ada masyarakat yang mau jadi anggotanya. Contoh lainnya terkait menaikkan gaji hansip 280 persen, tapi kasus pencurian kian merajalela di sana."

"Wadduh! Parah sekali dirinya."

"Ya, benar sekali. Parahnya lagi ia selalu berkoar-koar di banyak kecamatan bahwa hasil kerjanya sukses besar."

"Menurutku ia sakit. Perlu dibawa ke psikiater atau kalau perlu di rumah sakit jiwa."

"Udah banyak yang menyarankan kayak gitu. Tapi masalahnya, dirinya antikritik dan merasa berada di jalan yang benar."

Sonia tampak geleng-geleng. Sedang teman bicaranya tersebut hanya bisa duduk terpaku. Sementara itu angin sendalu berembus pelan menerpa mereka. 

***


0 comments: