Monday, April 27, 2020

Sungguh Mulia, di Antara Tradisi Utsmani Adalah Membagikan Hidangan Sahur kepada Lansia





Utsmani dikenal sejak dulu sebagai kekuatan besar negeri Islam. Setelah berganti menjadi Republik Turki pun cahayanya masih bersinar. Nah, di antara  tradisi Ustmani yang mencolok di bulan Ramadhan adalah membagikan hidangan sahur kepada Lansia. Ini sungguh mulia.

Dilaporkan Anadolu Agency, Selasa (28/4/2020), sejumlah petugas pelayanan publik di kota Tunceli, Turki, mengetuk pintu-pintu rumah lansia untuk membagikan makanan sahur di atas nampan yang dilengkapi dengan lilin hiasan.

Sekelompok orang anggota Kelompok Dukungan Sosial Wafa membagikan hidangan sahur gratis demi menghidupkan kembali adat pada zaman Utsmani dahulu.

Masih dari sumber yang sama, sejalan dengan kebijakan Kementerian Dalam Negeri Turki, Kelompok Dukungan Sosial Vefa akan memenuhi kebutuhan mereka yang memiliki penyakit kronis dan berusia 65 tahun ke atas.

Dan, sebagai dampak pemberlakukan pembatasan keluar rumah karena Covid-19, kelompok itu juga bergerak untuk membantu para lansia pada waktu malam.

Mengutip media itu, para anggota Kelompok Dukungan Sosial Wafa, yang terdiri atas polisi, gendarmerie, dan berbagai anggota lembaga publik lainnya, menerima panggilan hotline dan dengan cepat mereka membantu warga yang membutuhkan.

Para petugas membawa nampan berisi makanan sahur ke rumah-rumah warga yang lansia yang membutuhkan.

Dengan demikian, para petugas berusaha menjalankan tradisi "menawarkan makanan sahur dari pintu ke pintu" turun-temurun dari nenek moyang mereka.

Mereka juga sedang memastikan bahwa tradisi itu tak terlupakan dan sejauh ini telah menenangkan hati para lansia.

Para lansia yang menerima nampan Sahur itu juga berterima kasih kepada petugas dan menyatakan kepuasan mereka.

Kelompok Dukungan Sosial Wafa ini terdiri atas petugas pelayanan publik yang ditugaskan oleh pemerintah Turki untuk melayani masyarakat dan menyalurkan bantuan selama pembatasan sosial akibat Covid-19.

Apa yang telah mereka lakukan menjadi contoh mulia yang idealnya ditiru dan dilestarikan.

0 comments: