Friday, May 7, 2021

Puisi-Puisi ARYO ARNO MORARIO dalam Antologi Puisi Dialog Borneo - Kalimantan III


Perjalanan Sunyi

Iqra
firman-Mu
membaca ayat-Mu
dalam hutan tak berlangit
aku berjalan dalam sunyi
meniti jalan berduri
membuat aku memuja-Mu

Iqra
firman-Mu
aku terus membaca dan membaca
dalam hutan aku menemukan-Mu
Oh terlalu kecilnya diriku
ketika aku kehilangan arah
terpesona aku
pada hutan mendesirkan lagu-Mu
suara-Mu begitu dekat
suara-Mu begitu merdu
suara-Mu mencairkan hati

Iqra
firman-Mu
tak bosannya aku membaca lagu-Mu
tak bosannya aku membaca ajaran-Mu
Muhammad-Mu kutemukan diri-Mu
dalam perjalanan sunyiku

Pontianak, November 1988


Tuhan Terasa Dekat

Tuhan
terasa dekat, seperti aku dengan laut-Mu
ketika perahuku di dasar air-Mu

Tuhan
terasa dekat, seperti aku dengan hutan-Mu
ketika aku hilang arah
dan kompasku hilang di dasar sungai-Mu

Tuhan
terasa dekat, seperti aku dengan masjid-Mu
ketika aku sedang khusyuk

Tuhan
terasa dekat, seperti aku dengan tanah-Mu
ketika jasad kawanku masuk ke liang kubur

Tuhan
terasa dekat, seperti aku dengan sejadah
ketika aku dalam salat lima waktu

Tuhan
terasa dekat, seperti aku dengan al-Quran-Mu
ketika aku membawa ayat suci-Mu

Tuhan terasa dekat
seperti aku dengan kain kafan-Mu
menyatu dalam tanah-Mu
terasa dekat
terasa
terasa

Pontianak Juni 1989
------------------------------------
Sumber tulisan: Perkasihan Musim (Antologi Puisi Dialog Borneo - Kalimantan III

Sumber ilustrasi: Pixabay

0 comments: