Saturday, January 5, 2019

KIAT-KIAT MENULIS PUISI





Dalam pengantar bukunya berjudul Bulu Tangan, Tajuddin Noor Ganie yang merupakan salah seorang penyair ini menuliskan kiat-kiat menulis puisi. Berikut ini adalah kiat-kiat yang patut dicoba oleh siapa saja yang baru mulai merintis kariernya sebagai penulis puisi.

1. Membiasakan diri untuk selalu bersikap tenang, selalu menyiagakan hati dan pancaindera untuk menangkap inspirasi yang datang tak terduga.

2. Membawa buku kecil dan alat tulis ke mana pergi. Bahkan ketika masuk wc atau masuk ke dalam kelambu. Tujuannya agar setiap inspirasi yang muncul dapat segera dicatat pada kesempatan pertama.

3. Memperbanyak kegiatan membaca. Membaca apa saja koran, majalah, dan sudah pasti membaca buku. Tujuannya untuk memancing datangnya inspirasi.

4. Memperbanyak kegiatan bergaul dan saling berbagi cerita dengan khalayak ramai. Tujuannya untuk memancing datangnya inspirasi.

5. Menerjemahkan setiap inspirasi yang berhasil ditangkap ke dalam tema-tema, setelah itu tema dipersempit, dan fokuskan diri pada tema dimaksud. Jangan tergoda untuk beralih ke lain tema.

6. Setelah tema berhasil dibulatkan maka mulailah menuliskannya. Ketika menulis jangan sekali-sekali memikirkan struktur kata. Jangan melakukan penilaian dalam bentuk apapun juga terhadap apa yang sedang dituliskan itu.

7. Menulislah pada saat sedang bergairah. Jangan memaksakan diri untuk menuliskannya jika sedang dalam situasi tidak mood. Tujuannya supaya apa yang dituliskan tidak menjadi puisi yang asal-asalan atau bahkan kacau balau.

8. Menulislah dengan hati, keluarkan semua hal yang sedang dipikirkan, dirasakan, dan dialami. Setelah selesai ditulis, jangan dibaca lagi, tapi langsung disimpan untuk diendapkan selama beberapa waktu.

9. Setelah sekian lama disimpan, baca ulang teks puisi dimaksud, dan lakukan perbaikan-perbaikan terhadap kesalahan yang ditemukan pada saat dibaca ulang dimaksud. 

Berminat membaca bagian-bagian lainnya, seperti motivasi menulis puisi, kreativitas mengolah diksi puisi, dan tahap-tahap penulisan puisi? Silakan membacanya di buku Bulu Tangan. Pembelian buku bisa melalui nomor 08195188521.


0 comments: